Pengeroyok Anak Punk Hingga Tewas ‎Dibekuk

Pengeroyok Anak Punk Hingga Tewas ‎Dibekuk
Ilustrasi ( Foto: Istimewa )
Mikael Niman / CAH Senin, 16 April 2018 | 19:45 WIB

Bekasi - Anggota Reskrim Polsek Cikarang Selatan, Polrestro Bekasi mengamankan empat pelaku pembunuhan terhadap anak "punk" di Jalan Raya Cikarang-Cibarusah, Kampung Cijambe RT 07/RW 03, Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, Minggu (8/4) lalu. Sementara, satu rekan pelaku masih adalam pengejaran kepolisian.

"Kami telah mengamankan empat tersangka yakni ‎AR (23), JJ (16), MAP (14), dan AFB (16), satu pelaku lagi berinisial D masih dalam pencarian,"ujar Kapolsek Cikarang Selatan, Kompol Alin Kuncoro, Senin (16/4).

Menurutnya, kejadian bermula saat pengamen jalanan dengan model rambut ala "mohawk" berinisial W (18) ditemukan tewas di pinggir jalan dengan luka di bagian punggang, kepala dan terdapat luka sobek di bagian kuping. Kemudian, anggota Reskrim Polsek Cikarang Selatan, melakukan penyelidikan dan berhasil membekuk empat pelaku.

‎Para pelaku diamankan di tempat terpisah. Pelaku AR, MAP, AFB ditangkap di daerah Sumedang, Jawa Barat sedangkan JJ ditangkap kepolisian di rumahnya daerah Cisarua, Bogor.

Berdasarkan pengakuan para pelaku, kata Kapolsek, mereka mempunyai peran masing-masing. ‎ "Peran AR,MAP, AFB memukul kepala pakai batu bata serta menusuk pinggang korban menggunakan tanduk rusa kecil secara bergantian, JJ dia memukuli korban menggunakan batu," bebernya.

Korban mengalami tiga luka tusukan dan bagian kepala serta luka memar di bagian tubuhnya.

Keesokan harinya, pada Minggu, 8 April 2018 kelima pelaku mendatangi ke lokasi, saat dicek W sudah tak bernafas. Kemudian, kelima pelaku menutupi jasad korban dengan selembar triplek. Setelah diautopsi, diketahui korban tewas karena kehabisan darah.

"Motif para pelaku karena hal sepele. Saat itu, korban W mengejek pelaku AR hingga membuat AR tersinggung dan mengajak rekannya untuk mengeroyok korban," imbuhnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya, para pelaku dikenakan Pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara.



Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE