Terduga Teroris Kunciran Dikenal Tertutup

Terduga Teroris Kunciran Dikenal Tertutup
Sejumlah anggota Densus 88 menjaga ketat kendaraan taktis yang membawa tiga orang terduga teroris setelah penggerebekan di Gempol, Tangerang, Banten, 16 Mei 2018. Dalam penggerebekan di tiga lokasi di Tangerang tersebut, Tim Densus 88 mengamankan tiga orang terduga teroris dan satu orang istri anggota teroris. ( Foto: Antara / Muhammad Iqbal )
Bayu Marhaenjati / YUD Rabu, 16 Mei 2018 | 17:52 WIB

Tangerang - Warga kurang mengenal terduga teroris berinisial KN. Selain kurang sosialisasi, yang bersangkutan juga baru sekitar 6 bulan tinggal di rumah kontrakan, di Jalan Raya Gempol, Pinang Kunciran, Tangerang Kota.

"Nggak pernah ngobrol. Ya sering beli gorengan di sini. Senangnya beli tahu isi, tapi ya cuma sekedar beli aja. Kadang pesen, terus masuk lagi," ujar Midah, penjual gorengan di depan kontrakan KN, kepada Beritasatu.com, Rabu (16/5).

Dikatakan, KN bersama istrinya belum lama tinggal di kontrakan itu. "Belum lama, setengah tahunan. Dia kan penganten baru. Belum lama, baru sebulan. Nikah katanya di kampung. Istrinya pakai cadar, mata doang kelihatan," ungkapnya.

Ia tidak menyangka, kalau KN merupakan terduga teroris. "Biasa aja orangnya. Kerjaannya sholat. Di masjid sholatnya," katanya.

Pasca-menggerebek rumah kontrakan KN, Detasemen Khusus 88 Antiteror dikabarkan juga melakukan penggeledahan di rumah kakak KN, di Cluster Nusa Dua Duta Bintaro, Tangerang Kota.

"Iya ada penggerebakan juga di rumah kakaknya di Duta Bintaro. Ada tiga tempat katanya," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com