Sandi Kesulitan Cari Ketua DPRD DKI

Sandi Kesulitan Cari Ketua DPRD DKI
Gubernur dan Wakil Gubernur DKI, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno, menyampaikan keputusan pelepasan saham DKI di PT Delta Djakarta Tbk, di Balai Kota DKI, Jakarta, Rabu (16/5) ( Foto: Beritasatu Photo/Lenny Tristia Tambun )
Lenny Tristia Tambun / Erwin C Sihombing / YUD Kamis, 17 Mei 2018 | 15:13 WIB

Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengaku kesulitan mencari Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi. Niatan Sandi bertemu Edi dilakukan guna membahas rencana pemprov melepas kepemilikan 26,25% saham di perusahaan produsen bir PT Delta Djakarta. Sandi ingin menemui Prasetyo untuk menyamakan persepsi.

"Saya sudah dua hari, sudah tiga hari, ke (sidang) paripurna mencari Pak Pras, karena yang lain sudah saya beritahu secara lisan, saya sudah berbicara dengan Bu Yuke (Yuke Yurike) dari PDI-P, saya ingin bicara sama Pak Pras tapi Pak Pras diteleponin enggak masuk-masuk," kata Sandi, di Jakarta, Kamis (17/5).

Prasetyo Edi merasa kebijakan melepas saham Delta perlu dipikirkan karena setiap tahunnya deviden yang diterima DKI cukup besar yakni mencapai Rp 37 miliar yang memberi kontribusi bagi pendapatan asli daerah (PAD).

Pernyataan Prasetyo memberi sinyalemen bahwa belum pasti keinginan pemprov melepas saham/aset disetujui oleh legislatif. Namun Sandi optimistis legislatif sepemahaman dengan eksekutif melepas saham Delta.

Sandi beralasan, dengan melepas saham Delta, DKI bisa mendapat Rp 1 triliun atau setara dengan 50 tahun hasil deviden yang dikumpul dari Delta. Hasil penjualan bisa digunakan langsung untuk masyarakat.

"Kalau di atas Rp 1 triliun itu bisa membangun 60 gedung sekolah atau merehabilitasi 60 gedung sekolah, bisa membangun satu atau dua sekolah taraf internasional, bisa membuka lapangan kerja dengan menghasilkan lokasi-lokasi yang menampung PKL," katanya.



Sumber: BeritaSatu.com