Pemudik Jabar Dominasi Penumpang dari Kampung Rambutan

Pemudik Jabar Dominasi Penumpang dari Kampung Rambutan
Sejumlah calon penumpang menunggu bus di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, 10 Juni 2018. ( Foto: BeritaSatu Photo / Joanito De Saojoao )
/ YUD Rabu, 13 Juni 2018 | 16:03 WIB

Jakarta - Pemudik yang akan ke kampung halaman atau tempat tujuan asalnya dari Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, didominasi oleh jumlah penumpang yang akan berangkat ke berbagai daerah di Provinsi Jawa Barat.

Kepala Terminal Kampung Rambutan Emiral August di Jakarta, Rabu (13/6), mengemukakan bahwa jumlah penumpang yang dominan dari Kampung Rambutan adalah menuju ke Jawa Barat.

Ia mencontohkan, dari jumlah penumpang yang berangkat pada H-3 atau Selasa (12/6) dari Kampung Rambutan adalah sebanyak 15.953 orang, dan sebanyak 9.086 atau sekitar 78 persen menuju ke Jabar.

Sementara itu, jumlah penumpang yang terbanyak dilihat dari lokasi tujuannya adalah penumpang ke Provinsi Jawa Tengah, yaitu sebanyak 6.325 orang atau 39 persen, yang berarti sekitar separuh dari jumlah pemudik Jabar.

Berdasarkan data posko mudik Kampung Rambutan, jumlah trayek yang berangjat ke berbagai daerah di Jawa Barat adalah sebanyak 21 trayek, sedangkan jumlah trayek yang bertujuan ke daerah di Jawa Tengah dan Jawa Timur adalah sebanyak 34 trayek.

Selain tujuan trayek ke Jabar, Jateng, dan Jatim, terdapat pula 8 trayek Sumatera seperti ke Lampung, Bengkulu, Palembang, Padang, hingga Medan, serta 3 trayek ke Banten yaitu ke Merak, Serang, dan Balaraja.

Ia juga mengutarakan bahwa dalam beberapa tahun terakhir tidak ada kejadian kriminalitas yang menonjol, serta tingkat kebersihan juga dijaga dengan berkoordinasi dengan para pedagang makanan agar tetap menjaga kebersihan di sekitar lokasi dagangannya.

Seorang calon penumpang yang bertempat tinggal di Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten, juga menyebutkan akan berangkat ke Jawa Barat melalui Kampung Rambutan yang relatif lebih dekat dengan tempat tinggalnya dibandingkan dengan terminal lainnya.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno saat mengunjungi Terminal Kampung Rambutan pada Minggu (10/6), mengharapkan agar pemudik dapat naik melalui terminal resmi dan bukan melalui terminal bayangan karena di tempat resmi dinilai bebas dari calo tiket bus.



Sumber: ANTARA
CLOSE