Libur Lebaran, Tingkat Hunian Hotel di Bogor Relatif Sepi

Libur Lebaran, Tingkat Hunian Hotel di Bogor Relatif Sepi
Ilustrasi hotel. ( Foto: BSMH/Defrizal )
Vento Saudale / FER Rabu, 13 Juni 2018 | 18:13 WIB

Bogor - Jelang Lebaran 2018, tingkat hunian (okupansi) hotel di wilayah Puncak, Cisarua, Kabupaten Bogor, masih relatif sepi. Rata-rata hunian hotel baru mencapai 20 persen. Tingkat hunian diperkirakan bakal meningkat setelah lebaran.

Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Bogor, Budi Sulistyo, mengatakan, dua hari jelang lebran, kondisi rata-rata keterisian hotel di kawasan Puncak masih sepi.

"Walaupun libur kali ini panjang, tapi okupansi hotel di kawasan Pumcak masih sepi. Rata-rata tingkat hunian hotel baru mencapai 20 persen. Artinya, bagi tamu yang akan menginap masih tersedia kamar," kata Budi, Rabu (13/6).

Budi mengatakan, dibandingkan tahun lalu, okupansi wisatawan yang menginap juga sama. Alasannya, pelancong yang berwisata ke Puncak sebagian besar pergi-pulang.

"Biasanya destinasi para pelancong yakni tempat wisata, sambil bersilatutahmi bersama keluarga dan jarang untuk menginap," paparnya.

Hal kedua, kata Budi, dikarenakan sebagian besar memaknai Lebaran untuk bersilaturahmi bersama saudara dan handai taulan, bukan untuk liburan.

Peningkatan tingkat hunian hotel diprediksi meningkat usai Lebaran. Pun tidak meningkat secara siginifikan seperti libur nasional lainnya, Budi meyakini wisatawan yang menginap akan naik mulai satu hingga tujuh hari setelah Lebaran.

"Dalam setahun musim liburan. Tingkat hunian full booked itu terjadi pada libur Tahun Baru. Bila musim liburan Lebaran memang relatif sepi," tambah Budi.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE