Libur Lebaran, Konsumsi Listrik DKI Turun Hingga 40 Persen

Libur Lebaran, Konsumsi Listrik DKI Turun Hingga 40 Persen
Teknisi melakukan penggantian kabel listrik Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT). ( Foto: Antara / Didik Suhartono )
Rangga Prakoso / YUD Rabu, 13 Juni 2018 | 19:39 WIB

Jakarta - PT PLN (persero) menyatakan konsumsi listrik di Jakarta turun hingga 40% selama libur Idulfitri 1439 H. Penurunan itu terjadi lantaran pelanggan bisnis maupun industri tidak beraktivitas alias libur.

Direktur Bisnis Regional PLN Jawa Ba‎gian Barat Haryanto WS mengatakan konsumsi listrik di Jakarta dalam kondisi normal mencapai 5.000 megawatt (MW). Namun divsaat libur Lebaran tercatat konsumi listrik menjadi 3.000 MW.

"Seperti biasa karena saat Idul Fitri dilakukan cuti bersama beban turun 30 sampai 40 persen," kata Haryanto dalam jumpa pers pemantauan pasokan listrik jelang perayaan Idulfitri di Jakarta, Rabu (13/6).

Haryanto menuturkan berkurangnya pemakaian listrik tidak mengurangi kesigapan personil PLN. Dia menegaskan petugas PLN dalam kondisi siaga selama libur Lebaran.

"Semua manager area harus berada di tempat. Semua kepentingan harus dilupakan untuk melayani masyarakat," ujarnya.

Di tempat yang sama, General PLN Distribusi Jakarta Raya M Ikhsan ‎Asaad mengungkapkan pihaknya memantau sejumlah tempat yakni sebanyak 324 Masjid yang menjadi tempat Sholat Idul Fitri, kemudian pelanggan VVIP di 4 lokasi seperti kediaman Wakil Presiden, Rumah Dinas Wakil Presiden, Istana Presiden, Istana Wakil Presiden. Selain itu 11 rumah sakit, 6 lokasi transportasi publik serta 282 pelanggan VIP seperti Menteri, Anggota DPR maupun pejabat negara lainnya.

"Kami tidak mau kebahagiaan Lebaran dinodai listrik padam," ujarnya.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE