Banyak Pemudik Keluar Malam, Lalu Lintas Padat

Banyak Pemudik Keluar Malam, Lalu Lintas Padat
Sejumlah kendaraan terjebak kemacetan di ruas Tol Jakarta-Cikampek KM 37, Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, 11 Juni 2018. ( Foto: Antara / Hafidz Mubarak A )
Bayu Marhaenjati / YUD Rabu, 13 Juni 2018 | 20:47 WIB

Jakarta - Peningkatan volume kendaraan terjadi pada H-3 Lebaran, Selasa (12/6) malam kemarin. Guna mengantisipasi kepadatan Polri dan Jasa Marga menggelar rekayasa lalu lintas berupa lawan arus atau contra flow, serta buka-tutup pengalihan lalu lintas.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Yusuf mengatakan, kepadatan kendaraan di jalan tol kemarin, disebabkan karena peningkatan volume kendaraan, penyempitan jalan (bottleneck) dan keluar-masuk rest area.

"Pertama arusnya padat, memang pada keluar tadi malam. Kedua di KM 33 itu ada penyempitan jalan. Kemudian, di KM 19 Rest Area itu nggak kuat nampung, kita tutup, dialihkan. Banyak masyarakat yang tanya kenapa nggak bisa masuk, pada saat nanya inilah juga bikin macet," ujar Yusuf, Rabu (13/6).

Dikatakan, penyempitan jalur atau bottleneck terjadi akibat pembangunan Light Rail Transit (LRT). "Ada contra flow di KM 35 yang setelah ada penyempitan. Itu pembangunan LRT, tapi belum dibersihkan itu proyek-proyeknya," ungkapnya.

Ia menyampaikan, rata-rata pada malam hari terjadi kepadatan kendaraan. "Rata-rata malam kok padat. Kalau keluarnya (puncak mudik) kemarin. Tapi hari ini juga banyak," katanya.

Menyoal apa antisipasi agar tidak terjadi kepadatan kembali, Yusuf mengatakan, polisi akan melakukan sistem buka-tutup rest area, contra flow dan penambahan personel yang bertugas mengatur di lapangan.

"Sistem buka-tutup di rest area, terus contra flow, anggota ditambah personel 20 lagi. 1.273 personel ditambah 20-30 lagi," jelasnya.

Ia pun mengimbau, kepada para pemudik agar mempersiapkan kendaraan dengan baik sebelum jalan.

"Sebelum berangkat dipersiapkan, siap diri dan kendaraan. Bensin diisi full. Semalmm banyak alasan katanya bensin habis, makanya memaksa masuk rest area," tandasnya.

Diketahui, Polri dan Jasa Marga melakukan rekayasa lalu lintas berupa contra flow untuk mengurai kepadatan kendaraan, mulai dari KM 29 hingga KM 61+500 Jalan Tol Jakarta-Cikampek, tadi pagi.

Contra flow diberlakukan untuk menghindari kepadatan jelang akses masuk Rest Area KM 33, KM 39, KM 50 dan KM 57, serta bottleneck (penyempitan jalur) KM 37+800.

Sebelumnya, Polri dan Jasa Marga juga telah melakukan contra flow mulai KM 35+600 sampai dengan KM 47 untuk menghindari bottleneck KM 37+800 dan titik kepadatan di Rest Area KM 39, mulai pukul 23.35 WIB, Selasa (12/6) malam.

Sementara itu, Jasa Marga mencatat, sebanyak 104.690 kendaraan meninggalkan Jakarta melalui GT Cikarang Utama, naik 55,99% dari volume lalu lintas normal sebanyak 67.112 kendaraan, kemarin.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE