Polisi Akan Lakukan Rekayasa Lalin di Seputar Stadion Wibawa Mukti

Polisi Akan Lakukan Rekayasa Lalin di Seputar Stadion Wibawa Mukti
Pembangunan Stadion Wibawamukti disinyalir sarat dengan korupsi dan telah dilaporkan ke KPK oleh NCC, 6 Oktober 2015 ( Foto: Suara Pembaruan/Mikael Niman )
Mikael Niman / FMB Jumat, 13 Juli 2018 | 10:50 WIB

Bekasi - Satlantas Polrestro Bekasi bakal melakukan rekayasa lalu lintas (lalin) di sekitar Stadion Wibawa Mukti, Kabupaten Bekasi, saat perhelatan Asian Games 2018.

Rekayasa lalu lintas ini dilakukan untuk mengutamakan kemudahan pergerakan pemain sepak bola yang akan bertanding di stadion tersebut. Rencananya, pengalihan arus lalu lintas mulai dilakukan pada 14 Agustus 2018 mendatang atau bersifat insidental saat venue itu digunakan untuk pertandingan saja.

"Kami akan lakukan perubahan arus lalu lintas atau rekayasa di sekitar stadion," ujar Kasat Lantas Polrestro Bekasi, AKBP Heru Purnomo, Jumat (13/7).

Stadion Wibawa Mukti merupakan salah satu venue dalam pelaksanaan Asian Games XVIII ini. Lokasi stadion yang berada di tengah-tengah kawasan industri Jababeka ini juga perlu diatur pergerakan kendaraan pribadi yang akan masuk ke Tol Jakarta-Cikampek atau sekitar kawasan Jababeka.

"‎Pengaturan lalu lintas ini untuk mengutamakan pergerakan para atlet tiba di stadion Wibawa Mukti. Kami hanya diberikan waktu 15 menit, untuk pergerakan atlet dari satu venue ke venue lainnya sehingga lalu lintas harus benar-benar clear and clear (lancar tanpa hambatan)," tuturnya.

Untuk itu, kata dia, saat ada pergerakan atlet pemain sepak bola menuju ke stadion Wibawa Mukti, pihaknya akan mengalihkan seluruh kendaraan agar tidak melintas di depan stadion.

"Ini event internasional, kita berikan pelayanan yang terbaik agar ‎terselenggaranya Asian Games ini dengan sukses, termasuk pelayanan lalu lintas para atlet. Kita upayakan pergerakan atlet tanpa hambatan saat memasuki Stadion Wibawa Mukti," tuturnya.

Bagi masyarakat di sekitar stadion yang nantinya terkena dampak rekayasa lalu lintas, kata dia, diharap maklum dan memahami situasi saat itu. "Itu tadi, pergerakan atlet dari venue ke venue lain, tidak boleh melebihi dari 15 menit sehingga lalu lintas harus benar-benar lancar tanpa hambatan. Kita juga akan mengalihkan kendaraan pribadi saat terjadi pergerakan para atlet memasuki stadion," imbuhnya.

‎Dia menjelaskan, pola pengaturan lalu lintas itu mulai dari kawasan Jababeka, Jalur Kawasan industri, menuju ke Gerbang Tol (GT) Lemahabang, GT Cikarang Barat, GT Delta Mas dan GT Cibatu. Pergerakan atlet/pemain sepak bola diarahkan melalui Tol Jakarta-Cikampek. 



Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE