Bank DKI Dorong Penerapan Transaksi Non Tunai

Bank DKI Dorong Penerapan Transaksi Non Tunai
Walikota Bekasi Dr H Rahmat Effendi mendapat penjelasan JakOne Mobile di Gerai Bank DKI saat acara RAT di Bekasi, Jawa Barat, Sabtu, (27/1/2018). ( Foto: Beritasatu Photo/Istimewa / Istimewa )
Feriawan Hidayat / FER Minggu, 12 Agustus 2018 | 22:17 WIB

Jakarta - Atas upaya mendorong penerapan transaksi non tunai, Bank DKI memperoleh penghargaan Top Bank Bidang Fintech-Transaksi Non Tunai 2018 dari majalah BusinessNews Indonesia, dalam acara penghargaan Top Bank 2018 Awards. Selain penghargaan tersebut, Bank DKI juga menerima penghargaan sebagai Top BPD BUKU III 2018 dan Top CEO Bank 2018.

Direktur Teknologi & Operasional Bank DKI, Priagung Suprapto menyampaikan, pihaknya telah berkomitmen untuk terus mendorong penerapan transaksi non tunai khususnya di DKI Jakarta. Hal ini dilakukan dengan mendukung transaksi non tunai Pemprov DKI Jakarta melalui sistem Jakarta One, antara lain e-Retribusi, penyaluran transaksi untuk subsidi pangan dan subsidi transportasi untuk pemegang Kartu Jakarta Pintar.

"Bank DKI juga turut mendorong optimalisasi penerimaan pajak daerah khususnya Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), melalui pembayaran non tunai atau less cash dan digitalisasi STNK, yang bekerjasama dengan Pemprov DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya, e-samsat, e-ticketing, e-Parking, dan lain sebagainya," kata Priagung, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (12/8).

Direktur Teknologi & Operasional Bank DKI, Priagung Suprapto, menerima penghargaan Top Bank Bidang Fintech-Transaksi Non Tunai 2018.

Priagung mengatakan, penerapan transaksi non tunai juga mencakup sektor pendidikan di DKI Jakarta, dimana pihaknya turut berpartisipasi membangun Sistem Informasi Akuntabilitas Pendidikan Bantuan Operasional Sekolah-Bantuan Operasional Pendidikan (SIAP BOS BOP) berbasis Cash Management System (CMS) Bank DKI yang diberi nama CMS-SIAP BOS BOP.

Sebagai upaya meningkatkan kemudahan warga DKI Jakarta dalam pembayaran pajak daerah, kata Priagung, JakOne Mobile saat ini sudah dapat dipergunakan sebagai alat transaksi dalam pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), serta PKB tahunan di DKI Jakarta.

"Pada fitur pembayaran PKB, wajib pajak kini hanya perlu melakukan scan to pay pada fitur JakOne Mobile di kasir pembayaran Samsat DKI Jakarta. Adapun aplikasi JakOne Mobile, dapat diunduh melalui Google play store pada Android dan App Store pada iOS," tambahnya.

Priagung menambahkan, untuk memudahkan transaksi, JakOne Mobile juga dapat dipergunakan sebagai alat pembayaran dengan menggunakan fitur scan to pay pada merchant-merchant yang sudah bekerja sama dengan Bank DKI.

"Pengguna JakOne Mobile hanya perlu melakukan scanning pada QR Code yang disediakan oleh merchant-merchant yang sudah bekerja sama, antara lain warteg Kharisma Bahari, kantin-kantin di sekitar lingkungan Pemprov DKI, pedagang UMKM di pasar-pasar serta merchant lifestyle dan fashion," ujar Priagung.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE