KTP Palsu

Jakarta - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta menemukan beberapa situs yang menawarkan pembuatan Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli tapi palsu (aspal).

Artinya, KTP DKI Jakarta tersebut sekilas terlihat asli, namun bila diteliti dengan sinar ultra violet, KTP tersebut tidak memiliki hologram burung Garuda lengkap dengan perisainya.

Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta Purba Hutapea mengatakan dalam langkah mengantisipasi semakin maraknya pembuatan KTP palsu, pihaknya mencoba menelusuri beberapa biro jasa yang menawarkan pembuatan dokumen kependudukan aspal.

“Dari hasil penelusuran kami, telah ditemukan beberapa website yang terang-terangan menawarkan jasa pembuatan KTP aspal. Bahkan website tersebut menawarkan pembuatan akta nikah palsu, akta kelahiran palsu hingga ijazah palsu,” kata Purba Hutapea, Sabtu (6/4).

Purba menunjukkan beberapa situs yang menawarkan jasa pembuatan dokumen penting namun tidak asli atau palsu. Diantaranya adalah www.jasa.pelapak.com, www.iklantokobagus.com, dan www.jasaktpaspal.wetpaint.com. Juga ada alamat email pembuatan dokumen penting palsu yaitu order_ktp_aspal@yahoo.com

“Semua ini kami telusuri dari media sosial bernama kaskus. Dan kami mendapatkan empat alamat website dan email ini. Kami akan telusuri lebih lanjut. Setelah kuat bukti-bukti yang kami kumpulkan, kami akan laporkan ke aparat kepolisian untuk segera ditindaklanjuti secara hukum,” ujarnya.

Dalam situs tersebut tertera iklan melayani pembuatan dokumen penting. Diantaranya ijazah SD, SMP, SMA, sarjana dan paska sarjana aspal, KTP aspal, Kartu Keluarga (KK) aspal, surat nikah aspal, akta kelahiran aspal, STNK aspal, rekening koran aspal, PBB aspal, surat cerai aspal hingga elektronik KTP palsu.

Maraknya pembuatan KTP palsu ini, lanjutnya, bisa saja dikarenakan adanya pelayanan publik di Jakarta yang lebih baik dibandingkan di daerah lain. Sehingga mendorong mereka membuat KTP palsu untuk mendapatkan layanan tersebut secara gratis.

Purba mengkhawatirkan dengan pembuatan KTP palsu ini dapat memberikan peluang warga luar Jakarta menikmati layanan publik yang menjadi program Pemprov DKI Jakarta, seperti Kartu Jakarta Sehat (KJS), Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan mengajukan kredit pinjaman ke bank.

“Atau bisa juga digunakan sebagai identitas lainnya untuk perkawinan. Padahal dia sudah pernah menikah, tapi dengan KTP palsu dia bisa menikah lagi tanpa diketahui sudah pernah menikah. Lebih parah lagi KTP palsu ini bisa digunakan untuk aksi terorisme. Ini yang mau kita cegah,” paparnya.

Menurutnya, ciri KTP DKI yang asli adalah dalam blanko KTP tertera gambar pulau dengan warna hijau terang, disisi gambar pulau di bagian atas ada nomor kendali blanko yang tercatat di database Dinas Dukcapil untuk mengetahui di kelurahan mana dan kapan dikeluarkan.

Kemudian di sisi identitas diri ada barcode yang menandakan blanko tersebut dikeluarkan Dinas Dukcapil DKI disertai ada hologram burung Garuda Indonesia.

“Kami akan laporkan hal ini kepada polisi. Karena kami menginginkan polisi bisa memberantas pemalsuan KTP DKI serta dokumen penting lainnya langsung ke sindikatnya,” tegas Purba.

Penulis: Lenny Tristia Tambun/FEB