Ilustrasi beberapa motor hasil curian yang disita polisi.

Depok - Pelaku percobaan pencurian motor di parkiran Salon Hatari, Jalan Jatimulya RT 03 RW 04, Kalimulya, Cilodong, Depok, diduga menggunakan senjata api (senpi) rakitan.

Kasat Reskrim Polres Depok, Kompol Ronald Purba, menuturkan, senpi yang digunakan salah satu pelaku ketika menembak kaki korban atas nama Yudi (25), diduga rakitan. Dugaan diperkuat karena peluru tak bersarang dan tulang kaki korban tidak hancur.

"Diduga pelaku menggunakan senjata rakitan. Soalnya dalam logika forensiknya, kalau pakai senjata asli dalam jarak tembak dekat, tulang kaki korban seharusnya hancur. Tapi ini tulang kaki korban tidak hancur. Peluru pun tak ditemukan di kakinya. Proyektilnya sendiri masih kita cari," ujar Ronald, Minggu (14/4).

Ia mengatakan, pihaknya kini masih menyusun sketsa pelaku. Sementara, apakah ada dugaan para pelaku merupakan jaringan atau kelompok yang juga beraksi di wilayah Jakarta, ia belum bisa memastikannya.

"Kita enggak mau berspekulasi. Ini masih dilakukan pengejaran dan pengumpulan informasi," ungkapnya.

Sebelumnya diketahui, telah terjadi percobaan pencurian sepeda motor di Salon Hatari, Jalan Jatimulya RT 03 RW 04, Kalimulya, Cilodong, Depok, sekitar pukul 11.00 WIB, Minggu (14/4).

Korban atas nama Agus, memergoki dua pelaku sedang merusak kunci stang motor merk Honda CBR F 3526 RN, milik tamu salon, di parkiran. Sejurus kemudian, korban berteriak "maling … maling ..."

Panik, salah satu pelaku melepaskan tembakan ke arah kaki korban. Usai menembak, keduanya langsung kabur menggunakan motor jenis matic.

Penulis: Bayu Marhaenjati