Penumpang menunggu kedatangan Kereta Api Listrik (KRL) milik perusahaan PT Kereta Api Commuter Jabodetabek (KCJ).

Depok - Mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia bernama Arradan Trengganala (20) tewas tertabrak KRL jurusan Bogor, Jumat (19/4) pukul 07.30 saat sedang berusaha melintas rel kereta sambil mengendarai motor.

Arradan terseret sejauh 100 meter dari lokasi kejadian di Stasiun Pondok Cina.

Kejadian ini disaksikan langsung oleh para calon penumpang yang tengah menunggu kereta ke Jakarta ataupun Bogor.

Kasubdit Pengamanan Lingkungan Kampus Universitas Indonesia Dadan Erwandi mengatakan, Arradan adalah mahasiswa FE UI tahun 2012. Dengan nomor mahasiswa 1206251534.

"Dia tinggal di Jalan Cemara Raya RT 09 RW 13 Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat," kata Dadan.

Diungkap Dadan, Arradan tertabrak akibat menerobos palang pintu Stasiun Depok Cina yang sudah ditutup lantaran KRL jurusan Bogor akan lewat.

Rini (28), karyawan swasta yang tengah menunggu KRL jurusan ke Jakarta, menyaksikan kejadian saat korban tewas tertabrak dan terseret. Rini pun berteriak histeris. "Aduh, saya syok banget. Di depan mata saya kejadiannya. Saya lihat badannya terlindas kereta. Tas dan barang bawaannya berantakan ke mana-mana," kata Rini yang dalam perjalanan ke kantornya di Cawang.

Dia menyayangkan korban yang tak menunggu kereta sebentar melintas dan memilih menerabas palang pintu.

"Saya seorang ibu. Rasanya enggak kebayang jika putra saya harus tewas dengan cara demikian," kata Rini.

Sementara itu, Polsek Beji telah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). "Benar, ada kejadian kecelakaan KRL di Stasiun Pondok Cina. Kami sudah olah TKP dan laporannya sedang kami tulis," tutur Agus.

Kasubdit PLK UI Dadan Erwandi mengungkapkan, korban telah dievakuasi ke RS Fatmawati. "Pihak keluarga sudah mengetahui kejadian ini," ujar Dadan.

Kejadian ini sempat menyebabkan arus KRL tertunda sejenak.

Suara Pembaruan

Penulis: RIA/NAD

Sumber:Suara Pembaruan