Ondel-ondel adalah bagian dari pertunjukan rakyat Betawi yang sering ditampilkan dalam pesta-pesta rakyat, termasuk Jakarnaval 2013.

Jakarta - Sebanyak 35 acara akan digelar untuk meramaikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-486 Kota Jakarta. Acara tersebut akan digelar salama satu bulan penuh.

Ketua Harian Panitia HUT ke 486 DKI Jakarta Sylviana Murni menjelaskan untuk mendukung HUT DKI ke 486, setidaknya ada 35 kegiatan yang akan digelar selama satu bulan. Kegiatan yang ikut memeriahkan antara lain Festival Jakarta Great Sale, Pekan Raya Jakarta (PRJ), Jakarta 10K, Jakarta Car Free Night, Pagelaran Tari Ariah, Enjoy Jakarta International Folklore, Festival Pesisir, serta Jakarnaval.

"Khusus untuk Jakarnaval dan Tarian Kolosal diselenggarkan dengan mengusung tema Keajaiban Ondel-Ondel. Tema ini diambil berdasarkan tradisi arak-arakan ondel-ondel yang sejak lama telah menjadi bagian dari kultur budaya masyarakat betawi," kata Sylvi, sapaan akrab Sylviana di Balaikota DKI, Jakarta, Kamis (20/6).

Jakarnaval 2013 juga akan dicanangkan sebagai karnaval ramah lingkungan. Artinya, acara ini merupakan kegiatan minim sampah (zero waste) pertama kali dilakukan di Indonesia. Pelaksanaan Jakarnaval pada Minggu (30/6), dimulai dengan persiapan mulai pukul 14.00. Rute yang dilalui dimulai dari Balaikota DKI Jakarta dan finish diBundaran HI.

Sedangkan untuk pagelaran budaya Betawi, rakyat akan disuguhkan tontonan selama 3 hari berturut-turut. Bertempat di Kawasan Monumen Nasional (Monas), Pemprov DKI Jakarta akan menggelar Drama Tari Kolosal Ariah.

"Tarian ini pada intinya menceritakan sosok seorang wanita Betawi di era perjuangan bernama Ariah. Perempuan ini berjuang untuk meningkatkan harkat dan martabat warga Betawi pada zaman penjajahan Belanda," jelasnya.

Drama tarian kolosal ini akan ditampilkan di atas panggung raksasa berukuran 72 x 48 meter yang megah. Pementasan drama kolosal tersebut menggandeng Jay Subiyakto sebagai penata artistik dan diramaikan sebanyak 129 artis dan musisi Indonesia dengan iringan musik dari komposer ternama Erwin Gutawa.

Penulis: Lenny Tristia Tambun/AF