Ilustrasi pemudik.

Bekasi - Polresta Bekasi, Jawa Barat, mengumumkan 15 lokasi rawan kejahatan dan kemacetan lalu lintas selama mudik dan karena itu masyarakat diminta waspada.

"Pemetaan lokasi ini didasarkan pada peristiwa yang sudah dan tengah kami tangani selama ini," ujar Kepala Subbagian Humas Polresta Bekasi AKP Bambang Wahyudi di Cikarang, Senin (5/8).

Menurut dia, ke-15 lokasi itu adalah simpang Stasiun Lemah Abang, simpang Pasirgombong, simpang Jababeka I, simpang Jababeka II, simpang Gemalapik, simpang Taman Sentosa, depan Pasar Serangbaru, depan Pasar Tambun, Asrama Brigif Cikarang Barat, Terminal Kalijaya, depan Pasar Induk Cibitung, simpang SGC-pasar tumpah, simpang Gandasuka, Warungbongkok, dan simpang Kota Legenda.

Menurut dia, kasus terakhir yang ditangani pihaknya adalah pencurian kendaraan roda dua yang disertai dengan kekerasan di bundaran Al Azhar Cikarang Utara dan Jembatan Unilever Kawasan Jababeka Cikarang Utara.

"Penyebabnya faktor kemacetan lalu lintas, yang diakibatkan oleh pertemuan kendaraan pada persimpangan, penerangan jalan umum yang minim, penyempitan badan jalan, serta lalu lalang pejalan kaki," katanya.

Adapun lokasi rawan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah hukum setempat adalah Jalan Sultan Hasanudin depan Pasar Tambun, Jalan Imam Bonjol depan Pasar Induk Cibitung, simpang Warungbongkok, simpang asrama Brigif Cikarang Barat, Jalan RE Martadinata depan SGC, Jalan MH Thamrin Lippo Cikarang, dan wilayah Polsek di luar jalur Pantura.

"Kami sudah sebar 340 perseonel yang merupakan gabungan Polresta Bekasi dan polsek di sejumlah lokasi tersebut," katanya.

Selain itu, pihaknya juga sudah menyiapkan 13 titik pos pengamanan mudik dan dua titik pos pengecekan.

"Bagi pemudik yang butuh istirahat atau melaporkan sejumlah kejadian bisa memanfaatkan pos tersebut," katanya.

Penulis:

Sumber:Antara