Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Sudjarno menunjukan sabu jadi yang di produksi dipabrik sabu  di Perumahan Villa Melati Emas, Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (2/5).

Jakarta - Lurah Bidara Cina Nasrudin menyatakan kaget atas berita penangkapan wakil lurahnya. Justru penangkapan wakilnya diketahui dari wartawan.

“Saya tidak menyangka dia terlibat kasus narkotika. Saya saja tahunya dari wartawan. Saya ketemu dia terakhir hari Jumat. Jadi baru tahu kabar tentang dia hari ini,” kata Nasrudin, Selasa (17/9).

Diungkapkannya, BHW sedang mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) sehingga tidak bisa dijumpai di kantor. Keseharian BHW, lanjutnya, termasuk orang yang ceria dan tidak pernah ada masalah.

Dalam hal kinerja, BHW cukup sering menggantikan dirinya menghadiri rapat, bila dia ada halangan."Kadang mimpin rapat wakilin saya. Sampai sekarang pun saya nggak yakin berita itu bener apa nggak. Apakah dia bener makai atau dilempari barang itu. Saya belum tahu,” ujarnya.

Hal senada juga dilontarkan Camat Jatinegara Sofyan. Dia juga kaget dengan kabar tersebut. Untuk memastikan kebenaran berita tersebut, Sofyan pun sudah mengecek langsung ke Polda Metro Jaya.

Dan ternyata, berita itu benar. "Saya sudah cek memang benar begitu. Dia orangnya biasa saja, agresif dan cukup koordinatif. Ya seperti wakil lurah lainnya. Saya kaget sih. Tapi kita memang nggak kontrol sampai ke personalnya,” kata Sofyan.

Dia sudah melaporkan kasus itu kepada Walikota Jakarta Timur. Agar kasus ini tidak terulang lagi, pihaknya akan memberikan pengarahan kepada PNS internal kelurahan yang ada dalam kawasan Kecamatan Jatinegara.

“Soal pemecatan, ya itu ada dalam wewenang Gubernur dan BKD DKI,” tukasnya.

Penulis: Lenny Tristia Tambun/MUT