Jokowi dan Rhoma Irama akan berduet di Jakarta Night Festival menjelang malam tahun baru 2014.

Jakarta - Pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan kembali menggelar Jakarta Night Festival (JNF) dalam menyambut pergantian tahun.

Pada perayaan tahun ini, akan berkumpul tiga raja yakni Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi), raja dangdut Rhoma Irama, dan band Radja. Bahkan, Jokowi dan Rhoma akan berduet menyanyikan lagu, Darah Muda.

"Saya kira ini akan berbeda dari tahun kemarin dan di panggung utamanya nanti ada Bang Haji Rhoma Irama dan duet dengan Jokowi. Lagunya Darah Muda," kata Jokowi di Balai Kota, saat konferensi pers JNF 2014 di Balai Kota, Selasa (24/12).

Jokowi juga tidak segan-segan menyanyikan lagu tersebut dihadapan para wartawan meski hanya satu bait.

Selain duet raja, Jokowi menambahkan, JNF tahun 2013 juga akan menyuguhkan penayangan video mapping di gedung Hotel Mandarin, kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI). Sementara sejumlah panggung tetap dihadirkan di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin seperti tahun lalu .

"Akan ada 12 panggung, tapi antar panggungnya ada pentas seni pelajar dan jaraknya tidak terlalu berjauhan," kata Jokowi.

Acara JNF 2013 akan dimulai pukul 19.00 WIB dengan tema nusantara, sehingga beragam seni dan budaya Indonesia akan ditampilkan dalam acara tersebut. "Ini memang tema daerah nusantara. Jadi ada wayang kulit, gambang kromong, campur sari, batak, keroncong, dan kesenian nusantara lainnya," kata Jokowi.

JNF juga akan menampilkan karnaval seperti pada tahun sebelumnya. Untuk memperlancar pawai, akan ada dua drumband yang membuka jalan karnaval itu.

Selain itu, Kaki Lima Night Market juga akan digeser ke area JNF dan ditempatkan di pedestrian. Sedikitnya akan ada 400 kuliner yang dijajakan, dan 100 diantaranya adalah pedagang kerak telor.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Arie Budhiman mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi pelaksanaan JNF 2012, tempat pertunjukan utama harus terbebas dari unsur-unsur yang menyulitkan mobilitas pengunjung.

"Evaluasi tahun kemarin, manajemen massa, dan tempat pertunjukkan utama harus betul-betul orang. Kalau ada benda-benda menyusahkan mobilitas orang," kata Arie.

Arie menambahkan, pemprov juga akan memperpendek koridor atau panggung antar pertunjukkan. Berdasarkan pengalaman tahun lalu, dari panggung dari Dukuh Atas hingga Semanggi sepi penonton.

Adapun untuk pendanaan JNF 2013, pemprov menganggarkan sekitar Rp 1 miliar.

Suara Pembaruan

Penulis: D-14/WBP

Sumber:Suara Pembaruan