Jokowi Resmikan Dimulai Revitalisasi Kota Tua

Jokowi Resmikan Dimulai Revitalisasi Kota Tua
Sejumlah pekerja mengganti batu halaman Museum Sejarah Jakarta atau Museum Fatahillah pada renovasi Kawasan Kota Tua, Jakarta, Kamis, (7/11). Pemerintah provinsi DKI Jakarta akan merevitalisasi kawasan Kota Kota Tua sebagai kawasan cagar budaya dan pariwisata yang memiliki nilai ekonomi, ditargetkan selesai bulan Maret 2014. ( Foto: Antara / Teresia May )
Deti Mega Purnamasari Kamis, 13 Maret 2014 | 22:42 WIB

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) meresmikan dimulainya revitalisasi Kota Tua untuk menjadikan kawasan itu sebaga ikon kota Jakarta.

"Dengan ucapan bismillahirrohmanirrohim, revitalisasi Kota Tua dengan ini saya nyatakan dimulai," kata Jokowi saat meresmikan dimulainya revitalisasi Kota Tua di Taman Fatahillah, kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, Kamis (13/3).

Dalam peresmian itu juga dilakukan penandatanganan komitmen antara konsorsium swasta yang akan melakukan revitalisasi dengan Pemprov DKI Jakarta yang dilakukan oleh Jokowi.

"Delapan bulan lalu, saya sudah berkunjung ke seluruh area di Kota Tua. Saya lihat dan amati, saat itu dalam hati, saya putuskan tahun ini, kita mulai untuk peremajaan Kota Tua," kata Jokowi.

Ia mengatakan, saat konsorsium yang akan melakukan revitalisasi ini mengajukan diri, ia semakin meyakini revitalisasi Kota Tua sudah bisa dimulai tahun ini. Baik itu proses rekonstruksi, restorasi, infrastruktur, konservasi, serta penghijauan.

Kawasan Kota Tua dengan luas 284 hektare akan direvitalisasi dengan dibagi zona yang terhubung dengan zona-zona lainnya. Zona-zona tersebut adalah Heritage Trail (Jejak Sejarah Kebudayaan) dan Patriot Trail (Jejak Sejarah Kepahlawanan).

"Kalau saya bandingkan dengan kota di negara lain, Kota Tua punya potensi yang lebih dari itu. Tapi mengapa bertahun-tahun dibiarkan? Oleh sebab itu, ketika mereka (konsorsium) datang, kita mulai," katanya.

Anggaran untuk revitalisasi Kota Tua ini, kata Jokowi merupakan kombinasi dari APBD dan konsorsium itu. Mengingat aset di Kota Tua ini kepemilikannya bermacam-macam mulai dari Pemprov DKI sendiri, BUMN, hingga swasta.

"Terbentuknya konsorsium, saya yakin, pembangunan secara menyeluruh bisa diselesaikan. Nanti akan ada Heritage Trail dari Pelabuhan Sunda Kelapa sampai Taman Fatahillah," jelas Jokowi.

Di awal renovasi, gedung-gedung Kota Tua yang tidak terawat akan direvitalisasi terlebih dahulu. Sedikitnya ada 85 gedung yang akan direvitalisasi dengan pendekatan konservasi di tahap awal ini.

Sumber: Suara Pembaruan
CLOSE