"Modero" Massal, Warga Sulteng Padati Bundaran HI

Ilustrasi Tari dero asal Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah ( Foto: Youtube )
Minggu, 3 Mei 2015 | 20:52 WIB

Jakarta - Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola mengaku terharu dan sangat mengapresiasi warga Sulawesi Tengah yang berbondong-bondong menghadiri acara tarian dero (modero) massal di Bundaran Hotel Indonesia Jakarta, Minggu (3/5).

"Saya terharu melihat antusiasme warga Sulteng. Ini membuktikan bahwa warga Sulteng ingin silaturahmi, baik dengan sesama orang Sulteng dan juga dengan penduduk Jakarta," katanya di sela-sela acara modero massal itu.

Sedikitnya 2.000 warga Sulteng yang menggunakan kaus berwarna oranye berpegangan tangan mengelilingi Bundaran HI, berbaur dengan ribuan warga Jakarta yang juga berada di lokasi tersebut untuk melakukan kegiatan bertepatan dengan hari bebas kendaraan bermotor di jantung Kota Jakarta itu.

Meski suara musik yang mengiringi tarian itu terdengar sayup-sayup karena luasnya Bundaran HI dan banyaknya warga Jakarta beraktivitas dengan membawa sound system masing-masing, namun semua warga Sulteng tetap berpegangan erat dan mengayunkan langkah-langkah kakinya mengelilingi bundaran HI. Bahkan sebagian warga tertarik ikut bergabung dan mempelajari tari pergaulan masyarakat Poso, Sulteng, itu.

Gubernur dan Ibu Zalzulmida Djanggola, Wagub Sudarto, sejumlah bupati dan wali kota Palu serta anggota DPR RI asal Sulteng serta pejabat-pejabat Pemprov Sulteng hadir dalam acara tersebut.

Gubernur Longki Djanggola mengatakan modero massal seperti ini yang dihadiri ribuan warga dan digelar di tempat terbuka di jantung ibu kota Negara Indonesia, belum pernah terjadi sebelumnya.

"Ini membuktikan bahwa masyarakat Sulteng cinta damai, menginginkan persatuan dan kesatuan serta suka bersilaturahmi dengan siapa saja. Karena itu saya mendukung agar acara ini digelar setiap tahun bertepatan dengan HUT Provinsi Sulteng 13 April," ujarnya.

Acara modero massal ini digelar Pengurus Ikatan Keluarga Sulawesi Tengah (IKST) di Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek) untuk memeriahkan HUT ke-51 Provinsi Sulteng dan peluncuran Sail Tomini 2015 yang akan dilakukan Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani pada Senin (5/5) di Mal Epiwalk hotel Epicemtrum Jakarta.

Ketua Panitia Penyelenggara Hendrik Gary Lyanto berterima kasih kepada seluruh warga Sulteng di Jakarta yang berperan aktif dalam acara ini meski persiapannya singkat, kurang dari 100 hari.

"Kami ingin meningkatkan rasa persatuan dan kesatuan masyarakat Sulteng dan mendorong agar tarian modero asal Poso, yang merupakan tari pergaulan dan persahabatan, menjadi tarian nasional untuk persatuan dan kesatuan bangsa," ujarnya.

Acara modero massal ini diawali dengan jalan santai warga Sulteng dari Hotel Grand Sahid Jaya di Jl. Jenderal Sudirman menuju bundaran HI, dan diakhiri dengan ramah tamah di Hotel Sahid.

Sejumlah warga Sulteng berharap acara ini digelar setiap tahun sebagai forum silaturahmi seluruh warga yang terdiri atas puluhan etnis dan subetnis berbeda-beda dari 13 kabupaten dan kota di Sulteng yang tinggal di Jakarta.

Gubernur Longki Djanggola meminta seluruh warga Sulteng untuk memberikan partisipasi nyata dalam bentuk apa saja yang bisa dilakukan untuk mendukung Pembangunan Jakarta serta menjaga suasana aman dan tenteram di kota ini.

Sumber: Antara
CLOSE