Terdakwa dugaan kasus pembunuhan Irzen Octa, Arief Lukman (kiri), Henry Waslinton (tengah), Donald Harris Bakara (kanan).
Para terdakwa dijerat dengan pasal 333 KUHP tentang perampasan kemerdekaan seseorang, pasal 351 ayat 3 tentang penganiayaan yang mengakibatkan  kematian dan pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan.

Pengadilan Negeri Jakarta Selatan akan menggelar sidang lanjutan kasus dugaan penganiyayaan Irzen Octa hari ini. Sidang membacakan tuntutan terhadap lima terdakwa yaitu Arief  Lukman, Donald Haris, Henry Waslinton, Humizar Silalahi dan Boy Yanto  Tambunan.
 
"Agenda hari ini tuntutan," kata Nirwan selaku jaksa penuntut, di Jakarta, hari ini.

Nirwan mengatakan berkas tuntutan kelima terdakwa sudah rampung dan pihaknya siap membacakan tuntutan hukum tersebut.

Para terdakwa dijerat dengan pasal 333 KUHP tentang perampasan kemerdekaan seseorang, pasal 351 ayat 3 tentang penganiayaan yang mengakibatkan  kematian dan pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan.
 
Seperti diketahui, Irzen merupakan eks Sekjen Partai Pemersatu Bangsa. Dia ditemukan tewas di Kantor Citibank 29 Maret silam karena diduga dianiaya para penagih utang [debt collector] dari Citibank.

Penulis: