Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi, Untung S Rajab menjelaskan kedatangannya menjenguk John Kei, di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, hanya untuk mengecek kondisi tersangka kasus pembunuhan bos PT Sanex Steel Indonesia, Tan Harry Tantono alias Ayung (45) itu.
"Mengecek, apakah sesuai dengan laporan penyidik," kata Untung di Mapolda Metro Jaya, hari ini.
"Tugas polisi adalah memerangi kejahatan. Tindakannya yang kami perangi, bukan orangnya. Orangnya ya bangsa kita juga. Karena itu, saya datang ke sana untuk mengecek bagaimana keadaannya (John Kei). Saya cek fisiknya, di mana ditembaknya, benar tidak sesuai laporan penyidik," ujarnya.
Menurut dia, tugas polisi bukan hanya menindak, tapi juga bagaimana melakukan kontrol terhadap tersangka.
"Saya tak pernah musuhi orang. Yang saya musuhi tindakannya. Pada saat jenguk John Kei saya bilang, sabar ya, ikuti proses. Semoga cepat sembuh," tambahnya.
Lebih lanjut Untung mengatakan, terserah masyarakat membentuk opini atau pencitraan seperti apa terkait kedatangannya. Publik punya hak beropini.
"Mungkin banyak pendapat atau persepsi, saya datang ke rumah sakit untuk tujuan lain. Terkadang supaya dianggap ada, orang tampil ke publik. Saya tidak begitu," tegasnya.
Untung mengatakan, dirinya juga menanyakan bagaimana kondisi fisik AF, tersangka yang ditangkap bersama John Kei.
"Saya tanya identitasnya dan kesehatannya. Jangan sampai ketika ditangkap sehat, lalu masuk Polda meninggal. Harus ada kontrol juga," tandasnya.





