Diburu, Kapten Perampok di SPBU Daan Mogot Berpindah-pindah Tempat

Polisi menunjukkan kartu identitas atas nama Davidson Tantono, korban tewas dalam perampokan di SPBU Jalan Daan Mogot KM 12, Cengkareng Timur, Jakarta Barat, 9 Juni 2017. (Istimewa)

Oleh: Bayu Marhaenjati / FMB | Senin, 19 Juni 2017 | 15:51 WIB

Jakarta - Penyidik gabungan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya dan Polres Metro Jakarta Barat, terus melakukan pengejaran terhadap pimpinan atau kapten kelompok perampok yang menewaskan Davidson Tantono (31), di SPBU Jalan Daan Mogot KM 12, Cengkareng Timur, Jakarta Barat. Empat kawanan pelaku sudah ditangkap, satu tewas ditembak petugas.

"Kemarin kita amankan empat orang. Tentunya kami akan menuntaskan semua yang terlibat dalam peristiwa itu. Ada lagi beberapa pelaku yang sedang kita buru. Artinya, pelaku-pelaku yang turut membantu, turut serta di sana, untuk nanti kita bisa lakukan penindakan atau memproses yang bersangkutan," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Mochamad Iriawan, Senin (19/6).

Dikatakannya, pelaku perampokan lebih dari empat orang, dan saat ini penyidik sedang melakukan pendalaman dan pengembangan menangkap pelaku lainnya.

"Kaptennya berpindah-pindah kemarin. Kita kejar ke Sumatera, pindah ke Jawa. Kemudian kita akan mengejar juga ke Jawa bagian timur ya rencananya. Dia sudah tahu kita lakukan pengejaran, dia sudah tahu itu. Kita akan kejar terus bersama kepolisian setempat," ungkapnya.

Ia menegaskan, salah satu pelaku berinisial IR, tewas ditembak petugas karena melawan ketika dibawa melakukan pengembangan.

"Ada satu orang (meninggal dunia), melawan akan mengambil senjata anggota. Kita melakukan ini (tindakan tegas) karena mengancam keselamatan petugas," katanya.

Iriawan menjelaskan, kawanan pelaku perampokan ini merupakan pemain lama dan dihuni beberapa penjahat kambuhan atau residivis. Mereka sudah puluhan kali melakukan aksi kejahatan.

"Mereka kan pelaku-pelaku sudah lama, pelaku-pelaku yang sudah profesional. Setelah kita dalami ternyata korban sudah diikuti dari Bank BCA, ada tim penguntitnya, ada tim pengamannya kalau sampai ada petugas atau masyarakat yang akan menangkap pelaku," tandasnya.

Sebelumnya diketahui, kawanan perampok menembak korban atas nama Davidson Tantono hingga tewas, dan menggasak tasnya berisi uang Rp 300 juta, di SPBU 34-11712 Jalan Daan Mogot KM 12, Cengkareng Timur, Jakarta Barat, sekitar pukul 13.00 WIB, Jumat (12/6).

Kronologi kejadian bermula ketika korban yang mengendarai Kijang Innova B 1136 GHY, baru saja menarik uang dari sebuah bank yang tak jauh dari lokasi. Kemudian, korban masuk ke dalam SPBU bermaksud mengganti ban mobilnya yang gembos.

Tiba-tiba pelaku datang menggunakan sepeda motor dan langsung mengambil tas korban berisi uang Rp 300 juta di dalam mobil.

Aksi pelaku kepergok korban yang kemudian melakukan perlawanan. Sejurus kemudian, terjadi tarik-menarik tas antara korban dengan pelaku. Selanjutnya, pelaku menembak korban hingga meninggal dunia di lokasi.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT