Karyawan Transjakarta Diminta Perpanjangan Kontrak

Plt Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat megintruksikan Direktur Utama Transjakarta Budi Kaliwono untuk membenahi Halte Transjakarta di Kampung Melayu, Minggu 28 Mei 2017. (Iqbal SN)

Oleh: Lenny Tristia Tambun / FER | Senin, 19 Juni 2017 | 17:07 WIB

Jakarta - Direktur Utama (Dirut) PT Transportasi Jakarta (Transjakarta), Budi Kaliwono, mengimbau karyawan PT Transjakarta untuk melakukan perpanjangan kontrak sambil menunggu pembenahan manajemen rampung dilakukan tim khusus.

Menurutnya, sejak tahun 2004 hingga tahun ini, pihaknya sudah mempekerjakan 6.000 orang. Pihaknya, kata Budi, ingin membereskan kontrak kerja dari ribuan karyawan yang akan berakhir pada 30 Juni ini.

"Jadi aspek ini yang ingin kami beresin terlebih dahulu. Dan karena kontrak ini kan habis 30 Juni. Minggu depan sudah mulai libur hari raya," kata Budi di Balai Kota DKI, Jakarta, Senin (19/6).

Karena itu, lanjut dia, pihaknya mengimbau kepada seluruh karyawan PT Transjakarta untuk segera mengambil keputusan mengambil perpanjangan kontrak supaya dapat dipekerjakan terus.

Budi mengajak seluruh karyawan agar mengikuti aturan yang ada saat ini, sambil menunggu ada perubahan aturan hasil dari koordinasi dengan tim khusus yang baru dibentuk nantinya.

"Karena kalau enggak diselesaikan sebelum libur sekarang, kami pikir tanggal 1 kita sudah tidak bisa. Supaya clear kepegawaian. Jadi ikutin dulu yang kami gariskan, supaya ini bisa jalan semuanya," ujarnya.

Kalau nantinya karyawan tidak mau memperpanjang kontraknya, maka pihaknya menganggap karyawan tersebut tidak berminat lagi bekerja di Transjakarta.

Budi bersyukur imbauan tersebut mendapat respon dari beberapa karyawan. Ia berharap setiap hari bisa diselesaikan perpanjangan kontrak karyawan mencapai 1.000 orang. Kemarin, telah diselesaikan 1.000 kontrak kerja dan hari ini ditargetkan 1.000 orang lagi melakukan perpanjangan kontrak.

"Semoga lebih cepat lebih baik," tukasnya.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT