Para WTS yang terjaring dalam razia yang dilakukan oleh petugas gabungan di Bekasi, Sabtu malam (21/4).
Para PSK dan minuman beralkohol yang terjaring dalam razia yang dilakukan di lima cafe di sepanjang jalan alternatif Cibubur.
Beberapa minuman beralkohol yang terjaring dalam razia di lima cafe yang berada di sepanjang jalan alternatif Cibubur, Sabtu malam (21/4).
Kebanyakan tak memiliki kartu identitas dan bekerja dibawah umur.

Sedikitnya 48 perempuan pekerja seks komersial (PSK) Sabtu malam (21/4), terjaring oleh petugas kepolisian dan petugas pemerintahan Kota Bekasi.

Razia tersebut dilakukan di lima cafe yaitu, Cafe bambu Indah, Cafe Widya, Cafe Susi, Cafe Waru Doyong dan Cafe Pelangi, yang berada di sepanjang jalan alternatif Cibubur, Desa Jati Sampurna, Kecamatan Jati Sampurna, Kota Bekasi, yang merupakan jalur menuju kediaman Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas, Bogor.

Selain PSK, petugas juga mengamankan berbagai minuman keras (miras) berkadar alkohol diatas lima persen. Dan seorang pemilik kafe yang tidak mempunyai surat izin usaha, serta tiga orang pemuda yang bersembunyi di atas plafon sebuah rumah.

Untuk melakukan razia tersebut petugas gabungan yang diturunkan sebanyak 80 personel. Terdiri dari petugas kepolisian Polresta Bekasi Kota dari satuan unit narkoba, BNK Kota Bekasi, Satpol PP, Koramil, dinas parawisata, dinas kependudukan, dinas kesehatan dan sosial.

Dari hasil razia ini, puluhan PSK, seorang pemilik cafe dan 3 pemuda yang bersembunyi di atas plafon itu dibawa ke Polresta Bekasi Kota untuk dimintai keterangan. Umumnya para WTS yang terjaring tersebut tidak mempunyai tidak mempunyai kartu identitas dan bekerja dibawah umur. 
 
Kasat Narkoba Polresta Bekasi Kota, Kompol Sangadi mengatakan, razia ini merupakan operasi gabungan skala besar yang merupakan penyakit masyarakat.

Apabila para perempuan pekerja seks komersial tersebut tidak memiliki kartu identitas, maka diserahkan ke dinas kependudukan, kemudian akan dipulangkan ke kampung halamannya masing-masing.
 
Ia menduga, razia yang dilakukan kali ini sudah bocor. Pasalnya tidak ada satu pun barang haram sejenis narkoba yang didapat.

Penulis: