Djarot Sebut Hasil Aspal Plastik Cukup Bagus

Pekerja meratakan aspal jalan menggunakan mesin Baby Roller di jalur pantura Bangil, Pasuruan, Jawa Timur. (Antara/Moch Asim)

Oleh: Lenny Tristia Tambun / FER | Senin, 17 Juli 2017 | 14:38 WIB

Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, mendukung rencana pemerintah pusat untuk memanfaatkan sampah plastik sebagai bahan campuran aspal dalam pembangunan jalan di Indonesia.

"Aspal jenis itu sudah pernah dicoba di India. Hasilnya cukup bagus. Limbah plastik dipakai sebagai campuran hotmix," kata Djarot di Balai Kota DKI, Jakarta, Senin (17/7).

Menurut Djarot, Jakarta sendiri memiliki jumlah sampah plastik yang terbilang cukup besar. "Apalagi, volume sampah di Jakarta sendiri sudah mencapai angka 7.000 ton per hari," kata dia.

Dengan volume sampah yang sedemikian besar, kata Djarot, sangat dimungkinkan jika Pemprov DKI terlibat dalam rencana produksi aspal plastik.

Apalagi, lanjut dia, apabila rencana pembangunan Intermediate Treatment Facilities (ITF) atau Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) jadi diwujudkan, residu atau sisa pembakaran sampah bisa digunakan untuk bahan bangunan.

"Sisa pembakarannya itu tetap bisa digunakan. Apakah untuk paving block atau untuk campuran bangunan jalan. Sehingga, semua sampah warga kita manfaatkan betul," terangnya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menko Kemaritiman), Luhut Binsar Panjaitan, menyatakan, pihaknya tertarik dengan proyek daur ulang di India yang mengolah sampah plastik menjadi bahan pembuatan aspal.

"Kami mengundang ada satu ahli dari India yang sudah berhasil mengkonversi plastik jadi campuran aspal," kata Luhut.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT