Djarot Akan Perbaiki Air Mancur Menari Monas

Djarot Saiful Hidayat (Antara/Rosa Panggabean)

Oleh: Lenny Tristia Tambun / PCN | Senin, 17 Juli 2017 | 17:46 WIB

Jakarta-Selain menyelesaikan proyek Simpang Susun Semanggi dan peresmian Koridor XIII (Ciledug-Tendean), Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat juga akan menyelesaikan perbaikan air mancur menari di Monumen Nasional (Monas) yang saat ini belum dapat berfungsi.

Perbaikan tersebut harus rampung sebelum masa jabatannya berakhir pada Oktober mendatang.

“Salah satunya Simpang Susun Semanggi, kemudian Koridor XIII, dan satu lagi air mancur bergoyang (menari) di Monas. Semua saya kejar. Sebelum bulan Oktober kita selesaikan supaya enggak membebani kepemimpinan selanjutnya. Kami selesaikan dan akan kebut. Hanya beberapa saja yang belum selesai,” kata Djarot di Balai Kota DKI, Jakarta, Senin (17/7).

Air mancur menari tersebut, lanjutnya, sedang dilakukan penataan musik yang akan mengiri air mancur saat menari. Musik yang digunakan bukan musik luar, melainkan musik daerah atau budaya. Salah satunya adalah musik Betawi.

“Iya dong. Jangan hanya musik Betawi doang. Bisa juga lagu Malam Minggu (yang dinyanyikan Benyamin S), nonton bioskop. Apakah Betawi saja? Tidak. Bosan dong masa lagunya Malam Minggu, Nonton Bioskop melulu. Dari Papua boleh. Ini biar ahlinya (yang menangani),” jelasnya.

Ketika ditanya kapan akan diresmikan pengoperasian kembali air mancur menari tersebut, Djarot meminta semua pihak bersabar. Karena pihaknya masih mencari musik yang sesuai dengan tarian air mancur serta pencahayaannya.

“Sabar dulu. kita harus menata musik yang pas, apa sesuai dengan irama goyangan air mancur dan pencahayaan. Ini di bawah UPT Monas,” tuturnya.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT