Ilustrasi penjara.
Peristiwa ini merupakan kelalaian petugas. Provos Polres Jakarta Pusat, kini tengah memeriksa petugas jaga Aiptu S dan Aiptu H untuk dimintai keterangan.

Lantaran polisi lalai, tersangka narkoba Evin Nuriadi kabur dari ruang tahanan Polsek Sawah Besar, Jakarta Pusat.

"Waktu jam besuk pukul 14.00 WIB (Jumat 20 April 2012), orang tua Evin bernama Titin datang membesuk. Kemudian masuk ke ruangan besuk untuk ketemu anaknya. Seharusnya pintu dikunci kembali, setelah selesai jenguk dibuka lagi sama petugas. Namun, petugas tak menguncinya," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi, Rikwanto, di Mapolda Metro Jaya, Selasa (24/4).

Dikatakan Rikwanto, karena tak dikunci, Evin memanfaatkan kesempatan untuk berganti baju di kamar mandi dan kabur.

"Harusnya pintu ruang dikunci lagi, tapi petugas tidak mengunci, sehingga ada kesempatan dia ambil baju kawannya yang ada di kamar mandi dan kabur," tambahnya.

Rikwanto menegaskan, peristiwa ini merupakan kelalaian petugas. Provos Polres Jakarta Pusat, kini tengah memeriksa petugas jaga Aiptu S dan Aiptu H untuk dimintai keterangan.

"Ini kelalaian. Aiptu S dan Aiptu H dilakukan pemeriksaan untuk dimintai keterangan di Polres Jakarta Pusat. Sanksinya sidang disiplin. Tunggu pemberkasan dan kapan waktu disidang. Biasanya, kena hukuman sel," terangnya.

Saat ini, terang Rikwanto, polisi masih melakukan pengejaran terhadap Evin dan ibunya.

"Kami masih melakukan pengejaran terhadap yang bersangkutan (Evin). Ibunya juga ikut kabur," pungkas Rikwanto.

Evin sendiri, merupakan tersangka narkoba dengan barang bukti Sabu 0,2 gram yang ditahan sejak 8 April 2012 lalu.

Penulis: