Setelah 12 Upacara Kemerdekaan, SBY dan Mega Satu Tenda

Dua mantan presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Megawati Soekarnoputri bertemu di sela upacara Hari Kemerdekaan ke-72 RI, 17 Agustus 2017. (Istimewa)

Oleh: Markus Junianto Sihaloho / HA | Jumat, 18 Agustus 2017 | 04:22 WIB

Jakarta - Merupakan sebuah momen yang langka ketika Presiden RI Kelima Megawati Soekarnoputri dan Presiden RI Keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sama-sama hadir dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Kemerdekaan Indonesia di Istana Merdeka, Kamis (17/8).

Selama 10 tahun SBY memerintah, Megawati tak pernah mau menghadiri perayaan kemerdekaan di Istana Presiden. Di dua tahun pertama pemerintahan Presiden Joko Widodo sejak 2014, giliran SBY yang tak pernah hadir, sementara Megawati selalu datang.

"Presiden Susilo Bambang Yudhoyono hadir, Ibu Megawati Soekarnoputri hadir. Ini merupakan hal yang sangat baik dan menunjukkan bahwa kepemimpinan Pak Jokowi adalah kepemimpinan yang menyatukan," ujar Sekretaris Jenderal Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto.

Kata Hasto, semangat persatuan itu memang diperlukan. Khususnya bila melihat tantangan aktual yang dihadapi Indonesia saat ini. Kehadiran para pemimpin nasional itu menjadi contoh teladan bahwa para pemimpin bangsa berupaya menggelorakan semangat persatuan.

Hasto juga mengimbau agar peristiwa penting di Istana Kepresidenan itu tak terlalu dipersepsikan sebagai momen politik terkait Pemilu 2019.

"S‎emua adalah semangat merah putih untuk bergandengan tangan sebagai pemimpin bangsa," kata Hasto.‎

"Kemerdekaan adalah rahmat yang diperoleh dengan perjuangan dan tumpah darah. Sudah selayaknya para pemimpin bangsa bersama-sama bergandengan tangan untuk Indonesia Raya."




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT