Djarot Ingin Kali Besar di Kota Tua Dijadikan Wisata Air

Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat tengah meresmikan JakGrosir, pasar perkulakan yang ada di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat, 8 September 2017 (Beritasatu.com/Lenny Tristia Tambun)

Oleh: Lenny Tristia Tambun / CAH | Selasa, 12 September 2017 | 20:17 WIB

Jakarta – Revitalisasi kawasan Kali Besar menjadi bagian dari program Revitalisasi Kawasan Kota Tua, Jakarta Barat. Direncanakan, revitalisasi kawasan Kota Tua ini akan diresmikan oleh Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat pada tanggal 5 Oktober mendatang.

Djarot mengatakan revitalisasi kawasan Kali Besar di Kota Tua dikebut. Pengerjaan revitalisasi yang dilakukan oleh pengembang dengan anggaran dari kompensasi kelebihan Koefisian Luas Bangunan (KLB) ini dilakukan dalam tiga shift kerja. Sehingga pengerjaan revitalisasi Kali Besar dapat sebera dirampungkan dan dapat diresmikan pada awal Oktober.

“Mereka janji tanggal 5 Oktober sudah jadi. Makanya ini, pengerjaan kontruksiknya mereka bagi menjadi tiga shift kerja,” kata Djarot saat meninjau kawasan tersebut, Selasa (12/9).

Beberapa pengerjaan fisik yang dilakukan diantaranya pembangunan jembatan di atas Kali Besar. Jembatan itu menghubungkan Kali Besar ke Museum Fatahillah. Sehingga pengunjung Kota Tua bisa berjalan kaki melalui jembatan tersebut ke Museum Fatahillah.

“Ini jembatannya. Peresmiannya nanti di jembatan ini. Ini suatu bagian dari revitalisasi kawasan Kota Tua. Ini terkait dengan museum Fatahillah dan pusat kuliner tadi,” ujarnya.

Lalu, juga akan dibangun jalur pedestrian disamping kiri dan kanan Kali Besar. Trotoar yang bisa digunakan untuk pejalan kaki, jogging track dan ada bangku-bangku taman dibangun selebar sembilan meter.

“Ini ada trotoar, bisa jadi tempat untuk kelaurga bersantai, kita kasih kursi disini. Bisa buat jogging juga. Kita dorong banyak jalur pedestrian. Supaya orang Jakarta banyak gerak. Kan sudah banyak orang Jakarta malas gerak,” jelasnya.

Tidak hanya itu, Kali Besar ini sudah dikeruk dan sudah dilakukan betonisasi terhadap dinding kali. Lalu, telah dilakukan pembersihan sampah dari kali, sehingga terlihat kondisi Kali Besar saat ini bersih dari sampah.

Melihat kondisi tersebut, Djarot menginginkan adanya wisata air disepanjang Kali Besar. Namun, ia belum tahu kapan rencana tersebut akan diwujudkan. Untuk langkah awal, dalam peresmian nanti, ia akan melepaskan banyak bibit ikan di kali tersebut.

“Belum tahu sih. Tapi kalau memang memungkinkan kenapa tidak (ada wisata air), pakai perahu. Makanya waktu peresmian nanti, kita juga akan melepaskan ikan disini. Kalinya sudah dikeruk dan di beton sehingga bersih,” paparnya.




Sumber: Suara Pembaruan
ARTIKEL TERKAIT