Wali Kota Ingin Kelahiran di Bidan dan Puskesmas di Bekasi Gratis

Wali Kota, Rahmat Effendi saat menghadiri sumpah janji bidan pengurus cabang Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Bekasi dan Sosialisasi Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 Tahun 2017 tentang Izin dan Penyelenggaraan Praktik Bidan di Balai Pertemuan Al-Muhajirin, Bekasi Timur, 13 September 2017. (BeritaSatu Photo/Mikael Niman)

Oleh: Mikael Niman / WBP | Rabu, 13 September 2017 | 18:49 WIB

Bekasi- ‎Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi ingin agar setiap bayi yang lahir di bidan atau puskesmas dibebaskan biaya persalinan. Hal itu disampaikan saat menghadiri sumpah janji bidan pengurus cabang Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kota Bekasi dan Sosialisasi Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 28 Tahun 2017 tentang Izin dan Penyelenggaraan Praktik Bidan di Balai Pertemuan Al-Muhajirin, Bekasi Timur, Rabu (13/9).

‎"Terkait biaya persalinan, nantinya akan ada perjanjian kerja sama yang menyatakan setiap warga Kota Bekasi yang lahir, otomatis biayanya akan ditanggung Pemerintah Kota Bekasi melalui Kartu Sehat dan pembayarannya paling lama 3 minggu dari penagihannya," ujar Rahmat Effendi, di Bekasi, Rabu (13/9).

Dengan kebijakan ini, dia mengatakan, tidak ada lagi warga Kota Bekasi yang ditolak bidan karena semua biaya ditanggung pemerintah daerah. Hal ini berlaku bagi semua warga baik yang pemegang kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, Kartu Sehat atau bahkan warga yang tidak punya kartu sama sekali. "Bagi yang belum memiliki Kartu Sehat, cukup menunjukkan KTP Kota Bekasi, kemudian lahir di bidan, lalu laporkan ke Dinas Kesehatan Kota Bekasi dan akan dibayar," ungkapnya.

Nantinya kata dia, nota kesepahaman tersebut akan ditandatangani wali kota dan Ketua IBI. "Semua bidan nantinya dibayar oleh pemerintah daerah melalui APBD," kata dia.

Hadir dalam acara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Kustanto MARS, Direktur RSUD Kota Bekasi Pusporini, Kepala Tata Usaha Setda Kota Bekasi Ebih Martini, Kepala IBI Jawa Barat Mien Ratminah SKM, dan Kepala Pengurus Cabang IBI Kota Bekasi Nani Sumarni.

Ketua Pengurus Cabang IBI Kota Bekasi, Nani Sumarni, menyampaikan bahwa jumlah bidan yang ada saat ini ada 1.234 orang. Rencananya akan membuat sekretariat di Kampung Rawa Bambu RT 01/RW10 Kelurahan Kalibaru, Kecamatan Medansatria, Kota Bekasi. "Kami mohon kiranya, Pak Wali Kota Bekasi dapat memberikan bantuan agar kami memiliki sekretariat IBI Kota Bekasi, karena sampai saat ini kami masih menyewa tempat," harap Nani Sumarni.

Menanggapi hal ini, Rahmat Effendi meminta Ketua IBI Kota Bekasi membuat surat terkait pembangunan gedung sekretariat tersebut.




Sumber: Suara Pembaruan
ARTIKEL TERKAIT