Mal Pelayanan Publik DKI Jakarta Diresmikan

Peresmian Mal Pelayanan Publik di kantor baru DPMPTSP DKI di Jalan H.R. Rasuna Said Kav. C 22, Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Kamis, 12 Oktober 2017. (Humas DKI Jakarta)

Oleh: Deti Mega Purnamasari / JAS | Kamis, 12 Oktober 2017 | 11:40 WIB

Jakarta - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi DKI Jakarta membentuk Mal Pelayanan Publik (MPP) yang diresmikan Kamis (12/10) di kantor baru DPMPTSP DKI di Jalan HR Rasuna Said Kav C 22, Karet Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Kepala DPMPTSP DKI, Edy Junaedi Harahap mengatakan, pembentukan MPP DKI ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2017 dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik secara berkelanjutan.

“Ini dalam upaya menyelenggarakan pelayanan publik yang cepat, mudah, terjangkau, aman, dan nyaman dengan pengintegrasian pelayanan publik,” ujar Edy saat peresmian MPP DKI di lokasi, Kamis (12/10).

Tidak hanya DKI, MPP yang dibentuk ini juga berkolaborasi dengan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia serta unit-unit pelayanan publik lainnya di Jakarta baik Pusat, Daerah, BUMN, BUMD dan swasta lainnya.

Ia menjelaskan, MPP DKI ini merupakan perluasan fungsi pelayanan terpadu baik pusat maupun daerah, serta pelayanan BUMN/BUMD dalam rangka memberikan pelayanan nyata bagi warga Ibukota.

Unit-unit pelayanan publik yang hadir di MPP ini adalah Direktorat Jenderal Pajak, Direktorat Bea dan Cukai, Direktorat Jenderal Imigrasi, Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum, Badan Koordinasi Penanaman Modal RI, Kanwil BPN Provinsi DKI Jakarta, Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Metro Jaya, Badan Pajak dan Retribusi Daerah Provinsi DKI Jakarta, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Provinsi DKI Jakarta, Jasa Raharja, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan Kanwil DKI Jakarta, PT PLN (persero) Distribusi Jakarta Raya, dan Bank DKI.

“Pembentukkan MPP juga untuk meningkatkan daya saing global dalam memberikan kemudahan berusaha di Indonesia, karena kenyamanan warga Jakarta dalam mengurus perizinan dan non perizinan merupakan salah satu aspek utama,” katanya.

Adapun ruang pelayanan di MPP didesain dengan modern, hangat, dinamis, dan alami sehingga bagi masyarakat yang akan datang mengurus pelayanan ke sana bisa lebih nyaman. Ruang pelayanan di MPP terbagi tiga lantai, lantai 1 terdiri dari lobby dan reception, area tunggu, Counter Pelayanan, ATM, Layanan Difabel, Layanan Ekspres, Self Service Counter dan Loket Pengambilan.

Lantai 2 terdiri dari counter pelayanan, ruang prioritas, ruang konsultasl, self service counter, ruang menyusui, area bermain anak, pojok testimoni, dan Bank DKI, serta lantai 3, terdiri dari ruang pelayanan unit-unit dari kementerian, lembaga negara, BUMN, dan BUMD.

"Seluruh ruangan tersebut didukung oleh sarana dan prasarana berkualitas dan sistem teknologi informasi yang modern. Diharapkan dapat memberikan pelayanan yang prima bagi warga sehingga mereka dapat merasakan seperti ke mal atau pusat perbelanjaan saat mengurus sendiri izin dan non izin-di MPP,” katanya.

Saat ini DPMPTSP DKI sudah memiliki berbagai inovasi untuk memberikan pelayanan terbaik dan kemudahan bagi masyarakat. Mulai dari multi channel service delivery, di antaranya layanan daring melalui pelayanan.jakarta.go.id, layanan video call dan Call Center Tanya PTSP 1500164, serta Antar-Jemput lzin Bermotor (AJIB) atau lebih dikenal dengan Pasukan Putih.

Dalam peresmian MPP tersebut selain Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, dihadiri pula Menteri PAN-RB, Asman Abnur serta Menteri Hukum dan HAM, Yasonna Laoly. Sebelumnya, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) direncanakan akan meresmikan MPP ini.




Sumber: Suara Pembaruan
ARTIKEL TERKAIT