Tak Banyak Warga Datang, Anies Akan Evaluasi Sistem Pengaduan di Balai Kota

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (dua kiri) dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengumpulkan jajaran pejabat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota, Jakarta, 17 Oktober 2017. (BeritaSatu Photo/Joanito De Saojoao)

Oleh: Lenny Tristia Tambun / PCN | Kamis, 19 Oktober 2017 | 11:36 WIB

Jakarta-Melihat warga Jakarta yang tidak banyak lagi datang ke Balai Kota DKI setiap harinya pascapelantikan, Gubernur DKI, Anies Baswedan akan mengevaluasi kegiatan pengaduan warga di Balai Kota DKI.

Dengan alasan, Anies merasa kasihan melihat warga harus datang jauh-jauh ke Balai Kota DKI untuk menyampaikan aduan tersebut.

“Memang tidak pernah ada larangan. Cuma kita harus bisa membuat persoalan ini selesai tanpa merepotkan warga. Kasihan warga harus sampai datang ke Balai Kota. Ini rumah mereka di rusunawa jauh-jauh nih, khusus datang ke sini. Nanti kita lihat carannya seperti apa sehingga bisa lebih mudah lagi bagi warga,” kata Anies di Balai Kota DKI, Jakarta, Kamis (19/10).

Anies sendiri sempat berbincang dengan sekitar tiga orang warga yang datang ke Balai Kota pada pagi hari ini. Mereka mengadu tentang masalah banjir di lingkungannya. Anies sudah menerima berkas laporannya dan akan melihat sejauh apa permasalahan itu.

“Permohonan dari beberapa warga rusunawa. Ini terkait dengan adanya masalah air banjir di situ. Kita akan lihat, sudah terima berkasnya,” ujarnya.

Selain itu, ia juga ingin melihat alur penerimaan pengaduan warga setiap harinya. Mulai dari penerimaan aduan hingga penyelesaian dari aduan warga tersebut.

“Sekaligus mengecek aliran laporan. Ketika ada masalah, masalah itu sampai kapan. Proses untuk meresponnya bagaimana dan kemudian solusinya bagaimana. Karena di sini kan ada meja pengaduan ya kalau pagi. Dan nanti saya akan review prosesnya. Ini bahan untuk mengecek itu,” terangnya.

 




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT