Berlari ke Balai Kota, Sandi Temukan Banyak Lubang di Trotoar

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (kanan) berlari menuju Balai Kota, di Jakarta, Jumat 20 Oktober 2017. (Antara)

Oleh: Lenny Tristia Tambun / AB | Jumat, 20 Oktober 2017 | 10:49 WIB

Jakarta - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno saat berlari dari kediamannya di Jalan Pulombangkeng, Jakarta Selatan menuju Balai Kota DKI Jakarta, Jumat pagi, menemukan banyak lubang di trotoar. 

"Tadi saya lari sekalian mengecek trotoar dan menemukan lebih dari 100 lubang dan ini menjadi PR (pekerjaan rumah, Red)," kata Sandi di Lapangan Monumen Nasional (Monas) Jakarta Pusat, Jumat (20/10).

Kondisi tersebut akan disampaikan Sandi kepada Dinas Bina Marga dan juga berkoordinasi dengan Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi (Sekdaprov), Saefullah.

Selain trotoar, Sandi juga memberi perhatian pada polusi dari asap knalpot Metro Mini yang parkir di depan Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman.

"Nanti saya koordinasikan dengan direktur Transjakarta agar diintegrasikan untuk ikut program swadaya," kata Sandi.

Selama berlari melintasi jalan dan trotoar, Sandiaga melihat banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Pemprov DKI Jakarta, di antaranya banyak jalan yang rusak, seperti berlubang atau tidak rata.

“Saya lihat di kawasan Semanggi masih banyak lubang. Kerusakan jalan ini harus segera diselesaikan oleh Dinas Bina Marga. Sebelum Asian Games saya minta perbaikan sudah selesai,” ujarnya.

Saat berlari di trotoar, Sandiaga bertemu dengan pengemudi motor yang melintas di trotoar. Lalu, ia meminta pengemudi motor tersebut berbalik untuk melintas jalan yang telah ada.

“Ada motor yang naik trotoar. Saya ingatkan, dia berbalik,” ungkapnya.

Sandi bersama rekannya dari Jakarta Berlari memulai gerakan "Run to Work" atau berlari ke kantor yang akan dilakukan seminggu sekali. Jarak tempuh dari Pulombangkeng ke Balai Kota DKI Jakarta sekitar sembilan kilometer melalui jalur Sudirman-Thamrin sampai Balai Kota.

Gerakan "Run to Work" diinisiasi sebagai gaya hidup sehat dan mengurangi kemacetan.




Sumber: ANTARA
ARTIKEL TERKAIT