Sebulan Menjabat, Anies-Sandi Dinas Luar Kota dalam Waktu Hampir Bersamaan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kanan) berjabat tangan dengan Wakil Gubernur Sandiaga Uno (kiri) seusai mengikuti Rapat Paripurna di DPRD DKI Jakarta, 15 November 2017. (Antara/Aprilio Akbar)

Oleh: Deti Mega Purnamasari / AB | Jumat, 17 November 2017 | 14:51 WIB

Jakarta - Dalam satu bulan kepemimpinannya sebagai gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan Sandiaga Uno melakukan perjalanan dinas ke luar kota dan luar negeri dalam waktu hampir bersamaan. 

Anies pergi ke Medan pada Jumat (17/11) untuk menghadiri pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) ke-10 Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), sedangkan Sandi sudah lebih dahulu pergi ke Dubai, Uni Emirat Arab, Rabu (15/11) untuk menghadiri Forum Investment Corporation of Dubai (ICD) Global Investment Forum.

"Pak Gubernur menghadiri acara KAHMI, sore ini kembali ke Jakarta," ujar Kepala Biro Kerja Sama Daerah dan Hubungan Kerja Sama Luar Negeri DKI Jakarta, Muhammad Mawardi, di Balai Kota, Jakarta, Jumat (17/11).

Sebelumnya, Sandi menyampaikan kepergiannya ke Dubai adalah untuk mencari investor guna keperluan pembangunan infrastruktur di Jakarta. Dalam forum yang diselenggarakan Kamis (16/11) kemarin, Sandi menyampaikan soal pengembangan pariwisata di Kepulauan Seribu, transportasi publik, dan sektor properti berbasis transit oriented development (TOD).

"Banyak yang berminat untuk berinvestasi di Jakarta," ujarnya.

Kepergian Sandi sudah mendapat izin Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui surat yang dikeluarkan tanggal 6 November 2017. Namun, Anies tidak memerlukan izin Kemdagri untuk bepergian ke luar kota. 

"Kalau ke dalam negeri, bebas, tidak perlu minta izin mendagri," terang Direktur Jenderal Otonomi Daerah, Sumarsono.

Gubernur DKI Jakarta sebelumnya, Basuki Tjahaja Purnama selama menjabat sebagai wakil gubernur dan gubernur, hanya melakukan dinas ke luar negeri sebanyak tiga kali. Itu pun dilakukan setelah setahun menjabat.

Pertama, pada akhir tahun 2014 Basuki pergi ke Korea Selatan untuk serah terima dari Seoul ke Jakarta sebagai tuan rumah Asian Games 2018.

Kedua, Basuki ke Singapura pada tahun 2015 dalam rangka pertemuan diaspora sekaligus mencari WNI yang berada di sana untuk mengajak mereka bergabung dengan BUMD DKI Jakarta melalui data diri yang mereka kirimkan.

Ketiga, Masih di tahun yang sama, Basuki juga melakukan kunjungan kerja ke Rotterdam, Belanda, dalam rangka meninjau tanggul laut yang dibangun di sana untuk penanganan banjir Jakarta.




Sumber: Suara Pembaruan
ARTIKEL TERKAIT