Konsisten Terapkan BTT, Satpol PP DKI Terima Penghargaan dari Kemdagri

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (kiri) dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (dua kiri), menyapa sejumlah petugas Satpol PP usai mengumpulkan jajaran pejabat Pemerintah Provinsi DKI Jakarta di Balai Kota, Jakarta, 17 Oktober 2017. (BeritaSatu Photo/Joanito De Saojoao)

Oleh: Lenny Tristia Tambun / CAH | Rabu, 6 Desember 2017 | 20:24 WIB

Jakarta – Penerapan Bulan Tertib Trotoar (BTT) yang diberlakukan sejak Agustus 2017 hingga sekarang, telah menghantarkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta mendapatkan penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri.

Wakil Gubernur DKI, Sandiaga Uno menyatakan gembira dengan penghargaan yang diterima Satpol PP DKI dari Kemdagri terkait penertiban trotoar di DKI Jakarta. Menurutnya, penertiban trotoar harus terus dilakukan demi kenyamanan dan keselamatan para pejalan kaki.

“Trotoar itu harus digunakan sebagaimana mestinya. Untuk pejalan kaki atau orang yang senang berlari. Jadi harus tertib trotoarnya, supaya pejalan kaki atau pelari merasa aman dan nyaman berjalan di trotoar,” kata Sandiaga di Balai Kota DKI, Jakarta, Rabu (6/12).

Ia melihat masih ada beberapa pengendara roda dua yang melintasi trotoar. Itu ditemukan saat dirinya berlari dari rumah ke Balai Kota. Beberapa kali ia juga memberhentikan pengendara motor yang melewati trotoar untuk pejalan kaki. Bahkan, ia sempat kena omelan dari pengendara motor saat perjalanannya dihentikan karena melanggar aturan.

Sandiaga mengharapkan dengan diterimanya penghargaan tersebut, kinerja Satpol PP DKI semakin maksimal dalam melakukan penegakan peraturan daerah dan peraturan kepala daerah.

‎Ditempat terpisah, Kepala Satpol PP DKI, Yani Wahyu Purwoko mengatakan penghargaan diberikan karena Satpol PP DKI telah melakukan inovasi dalam melaksanakan penertiban trotoar melalui implementasi program BTT.

"Kami menerima penghargaan terkait inovasi yang telah dilakukan Satpol PP di seluruh Indonesia. Salah satunya DKI," kata Yani.

Dijelaskannya, Kemdagri memberikan penghargaan kepada Satpol PP DKI Jakarta atas kegiatan strerilisasi trotoar yang dijalankan melalui program BTT sejak Agustus 2017 lalu.

Selain DKI, juga ada tujuh kota dan provinsi lainnya yang memperoleh penghargaan ini. Di antaranya Yogyakarta, Bangka Belitung, Palembang, Aceh dan Bandung.

Yani menambahkan pihaknya berterima kasih atas penghargaan yang diberikan. Prestasi ini akan dijadikan semangat baginya serta jajarannya untuk meningkatkan kinerja. "Apresiasi ini harus dijadikan semangat bagi kita untuk lebih giat lagi bekerja," tukasnya.

Berdasarkan data dari Satpol PP, selama Agustus hingga November 2018, penerapan BTT ini telah berhasil menertibkan sebanyak 24.820 pelanggar.

Dengan rincian, pada bulan Agustus ada sebanyak 11.308 pelanggar, lalu bulan September ada sebanyak 6.548 pelanggar ditertibkan, kemudian 7.215 pelanggar ditertibkan di Oktober dan November ada sebanyak 6.439 pelanggar ditertibkan.

Dari total jumlah pelanggar sebanyak 24.820, diantaranya ada sebanyak 3.978 PKL yang berdagang di trotoar ditertibkan. Selanjutnya, 1.274 pengendara motor yang melintas di trotoar dan 9.791 kendaraan bermotor yang parkir di trotoar dikenakan sanksi tilang.

Tabel Data Bulan Tertib Trotoar

Bulan           PKL      Motor Melintas   Parkir    Lain-Lain     Jumlah
Agustus       1.871        945               4.747      3.494      11.308
September   1.084        177               2.400      2.887      6.548
Oktober       1.023        152               2.644      3.396      7.215
November    1.095        157               2.443      2.744      6.439
Total           3.978        1.274           9.791       9.777      24.820




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT