Polisi Bidik Pesepeda Motor Melintas di JLNT Casablanca

Anggota polisi menindak tegas para pemotor yang menerobos di Jalan Layang Non Tol (JLNT) Casablanca - Tanah Abang, Jakarta, 25 Juli 2017. (BeritaSatu Photo/Danung Arifin)

Oleh: Bayu Marhaenjati / JAS | Kamis, 7 Desember 2017 | 11:08 WIB

Jakarta - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, menggelar kegiatan rutin yang ditingkatkan dengan sasaran lawan arus dan melanggar rambu lalu lintas, di Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya, tanggal 1 hingga 30 Desember 2017 mendatang.

Salah satu tempat yang rawan pelanggaran rambu adalah Jalan Layang Non-Tol (JLNT) Casablanca, Jakarta Selatan. Polisi bakal melakukan penertiban dan penindakan terhadap pesepeda motor yang nekat melintas di lokasi tersebut.

"Dalam satu bulan kami akan meningkatkan kegiatan penertiban. Kami laksanakan mulai tanggal 1 Desember nanti sampai dengan 30 Desember. Jadi tematiknya melawan arus dengan (pelanggar) rambu," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Jaya Komisaris Besar Polisi Halim Paggara, Kamis (7/12).

Dikatakan, polisi rencananya akan melakukan penertiban berupa razia di JLNT Casablanca, karena banyak pelanggaran terjadi di sana.

"Nanti kita akan tertibkan lagi. Memang kemarin kita lakukan (razia), banyak pelanggaran kita dapatkan," ungkapnya.

Ia menyampaikan, banyaknya pelanggaran rambu di JLNT Casablanca karena budaya tertib dan disiplin berlalu lintas masyarakat masih sangat minim.

"Imbasnya masyarakat mau jalan pintas untuk menuju ke tempat tugasnya, kemudian dia melawan arus. Itu banyak dilakukan oleh masyarakat yang tidak disiplin," katanya.

Menyoal apa alasan para pesepeda motor melintas di sana, Halim mengatakan, yang paling sering disampaikan adalah menghindari macet.

"Salah satunya menghindari macet, mau cepat datang ke tempat tujuannya. Itu juga imbas dari pembangunan dan bertambahnya jumlah kendaraan. Itu bisa menjadi salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya pelanggaran," jelasnya.

Menurutnya, sepeda motor tidak boleh melintas di JLNT Casablanca karena berbahaya. "Ada ketentuannya di situ. Pernah terjadi suatu kasus, dia lewat situ kena angin kemudian jatuh dari fly over tersebut. Ada 1, 2 kasus yang terjadi," ucapnya.

Ia menegaskan, polisi akan kembali melakukan penertiban di JLNT Casablanca dengan menggelar anggota di ujung kedua sisi jalan.

"Makanya kita tertibkan lagi. Kita kembali dengan tematik ini yaitu, melawan arus dengan pelanggaran rambu. Makanya nanti ada petugas di ujung pintu masuk dan pintu keluarnya. Nanti kita libatkan anggota," tandasnya.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT