Polisi Catat 63 Titik Rawan Kemacetan di Jakarta

Ilustrasi polisi lalu lintas. (Antara)

Oleh: Bayu Marhaenjati / WBP | Kamis, 7 Desember 2017 | 11:54 WIB

Jakarta-Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, mencatat setidaknya ada 63 titik rawan kemacetan arus lalu lintas di Jakarta. Polisi dibantu petugas lain seperti satuan pengamanan (satpam) dan sukarelawan pengatur lalu lintas (supeltas) melakukan pengaturan arus lalu lintas di lokasi.

"Saya tidak hafal, tapi khusus DKI ada 63 titik. Seluruhnya ada anggota (mengatur)," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Halim Paggara, Kamis (7/12).

Dikatakan, minimal ada dua anggota polisi melakukan pengaturan secara bergantian di setiap titik lokasi rawan kemacetan arus lalu lintas.

"Minimal dua kita di DKI, sekitar 63 titik kemacetan. Kemudian, ada juga di beberapa tempat saya nggak hafal satu persatu. Tapi itu sudah ada petugasnya di jam rawan macet dari jam setengah enam (05.30 WIB), sampai jam sembilan (09.00 WIB) hingga normal. Kemudian ada yang menetap pos-pos itu, dilanjut sampai malam, sampai 24 jam ada yang berjaga," ungkapnya.

Ia menyampaikan, karena terkendala jumlah petugas, polisi juga memberdayakan pengamanan setempat dan supeltas.

"Ada beberapa yang diberdayakan, ada satpam di pertokoan, perkantoran, kami manfaatkan. Kemudian kami juga manfaatkan seluruh personel Polda Metro ini di luar, Senin dan Jumat. Kemudian kita juga sudah membentuk supeltas, itu meng-cover dari pada petugas yang masih kurang," katanya.




Sumber: BeritaSatu.com
ARTIKEL TERKAIT