April, Ditargetkan Warga Sudah Bisa Beli Rumah DP Nol Rupiah

April, Ditargetkan Warga Sudah Bisa Beli Rumah DP Nol Rupiah
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama pembangunan perumahan DP (down payment) nol persen di kawasan Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (18/1). ( Foto: Beritasatu tv )
Lenny Tristia Tambun / CAH Jumat, 19 Januari 2018 | 12:56 WIB

Jakarta - Wakil Gubernur DKI, Sandiaga Uno menargetkan pada bulan April, warga Jakarta suda bisa mendaftar untuk membeli rumah dengan uang muka (down payment – DP).

“Rencananya April. Sekarang sudah ada show unitnya. Masyarakat bisa milih-milih dan menghitung. Ini ditujukan untuk masyarakat yang berpenghasilan Rp 7 juta per bulan,” kata Sandiaga sesuai berolahraga dengan jajaran Dinas Perhubungan DKI, di Gedung Teknis Jatibaru, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (19/1).

Sebelum dibuka pendaftaran pembelian unit hunian rumah dp nol rupiah, pihaknya akan menyiapkan terlebih dahulu skema pembiayaannya. Pembahasan skema pembiayaan akan dikoordinir oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI.

“Nanti Dinas Perumahan Rakyat akan membentuk Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD) bekerja sama dengan stake holder lainnya, termasuk BI, OJK, REI, perbankan dan lainnya,” ujarnya.

Sandiaga menjamin skema pembiayaan rumah dp nol rupiah ini bisa cocok dengan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Karena program ini juga akan disinergikan dan dikolaborasikan dengan program perumahan dari pemerintah pusat.

“Sampai saat ini syarat untuk mendapatkan rumah dp nol rupiah sedang dimatangkan dan difinalisasikan. Supaya nanti April pas diluncurkan, sudah terjawab semua pertanyaannya,” tuturnya.

Agar warga tahu mengetahui bagaimana hunian rumah dp nol rupiah, ia mengajak warga datang langsung ke Pondok Kelapa. Disana sudah berdiri contoh rumah dp nol rupiah tipe 36 seharga Rp 316,8 juta dan 21 seharga Rp 184,8 juta per unit.

“Makanya kami sengaja tidak menciptakan brosur. Karena kita mau bilang, tolong lihat dulu, datang ke show unitnya. Lihat, karena sudah enggak lagi di dalam gambari bisa dirasakan. Namanya ini pengalaman berdasarkan pemasaran. Jadi mereka datang sendiri, lihat sendiri,” jelasnya.

Meski belum ditentukan skema pembiayaannya, namun Sandiaga menegaskan untuk cicilan rumah akan ditentukan berdasarkan penghasilan calon pembeli. Karena itu, skema pembiayaan atau cicilan harus ditetapkan sefleksibel mungkin.



Sumber: BeritaSatu.com
CLOSE