Dinas PUPR Tangerang Siaga di Pintu Air 10

Dinas PUPR Tangerang Siaga di Pintu Air 10
Warga menyaksikan aliran air Sungai Cisadane yang meninggi akibat limpasan air dari hulu di Bendung Pasar Baru Cisadane (Pintu Air 10), Tangerang, Banten, Selasa (21/1). ( Foto: ANTARA FOTO / Ismar Patrizki )
/ YUD Rabu, 7 Februari 2018 | 11:50 WIB

Tangerang - Petugas dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kota Tangerang, Banten, meningkatkan kesiagaan di pintu air 10 untuk memantau kenaikan debit air seiring tingginya intensitas hujan maupun air kiriman.

Kabid Pemeliharaan Dinas PUPR Kota Tangerang Agus Tolib di Tangerang, Rabu (7/2), mengatakan, pihaknya sudah mengecek debit air di pintu Air 10 tersebut.

Menurut dia, jika debit air semakin tinggi, pintu air akan dibuka untuk mengantisipasi banjir di beberapa wilayah.

"Kemarin, ketinggian air sudah mencapai sembilan meter sehingga sempat dilakukan pembukaan dua pintu," ujarnya.

Menurutnya, jajarannya akan bersiaga di lokasi bilamana debit air terus mengalami kenaikan karena sejumlah daerah bakal terendam banjir, jika pintu air tersebut tak dibuka.

Tingginya curah hujan yang mengakibatkan naiknya debit air di bendungan Batu Beulah Bogor membuat Pemerintah Kota Tangerang bersiaga.

Salah satunya dengan membuka pintu air 10 di Sungai Cisadane yang saat ini juga sudah mengalami peningkatan debit air yang signifikan.

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah telah menginstruksikan kepada jajarannya untuk tanggap terkait persoalan ini.

Jajaran Dinas PUPR Kota Tangerang melakukan persiapan dengan melakukan pengecekan di Sungai Cisadane dan pintu air 10.

Sementara itu, terkait kesiapan penanganan banjir pada 2018, Kepala Bidang Sumber Daya Air Dinas PUPR Kota Tangerang Taufik Syahzaeni menyampaikan pihaknya sedang melanjutkan proyek normalisasi Kali Cisadane bekerja sama dengan BBWS. Selain juga melaksanakan penurapan di Kecamatan Cibodas, Karawaci, dan Neglasari.

"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Provinsi Banten dengan membuka pintu air 10. Pak Wali Kota juga sudah mengintruksikan ini," ujar Taufik Syahzaeni.



Sumber: ANTARA