Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur  DKI Jakarta Hendardji Supandji, Basuki Tjahaya Purnama , Hidayat Nur wahid  , Faisal Basrimemaparkan visi dan misi mereka saat debat Cagub/Cawagub DKI Jakarta di Aula Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia , Salemba, Jakarta. FOTO: ANTARA
"Nanti kalau kami buka sekarang, dikhawatirkan masing-masing calon jadi punya asumsi. Jadi serahkan saja pada KPU Provinsi."

Untuk menjaga netralitas, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi DKI Jakarta memutuskan tidak memberitahukan nama-nama panelis dalam debat publik calon Gubernur dan Wakil Gubernur, 24 Juni mendatang.

"Nanti kalau kami buka sekarang, dikhawatirkan masing-masing calon jadi punya asumsi. Jadi serahkan saja pada KPU Provinsi," kata Suhartono, saat rapat finalisasi teknik kampanye, di Kantor KPU Provinsi DKI Jakarta, Jl. Budi Kemuliaan, Jakarta, Jumat (15/6).

Meski begitu, Suhartono mengaku bahwa pihaknya sudah menentukan para panelis dalam debat kandidat yang akan dilakukan secara informal di Hotel Gran Melia Ballroom itu.

"Nanti kalau kami berikan nama-nama panelisnya di depan forum, calon ini tidak setuju dengan si A. Kemudian calon lain tidak setuju dengan si B. Makin lama makin sempit, pakarnya habis," ujar Suhartono, dalam rapat yang dihadiri seluruh tim sukses (Timses) pasangan calon Gubernur DKI Jakarta ini.

"Kami sudah tahu mana yang sesuai. Dan kami tetap akan memegang asas netralitas itu," imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, enam tim sukses pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang hadir dalam rapat menolak keputusan KPU Provinsi DKI Jakarta.

Mereka meminta KPU Provinsi DKI Jakarta menyerahkan daftar panelis untuk kemudian dikaji dan disepakati bersama.

"Kita kan tidak mau, misalnya salah satu panelisnya adalah Pak Sutiyoso, padahal dia sudah secara terang-terangan mendukung salah satu pasangan," ujar M. Ali Anafia, tim sukses pasangan Hendardji-Riza Patria.

Mendapat desakan tersebut, Suhartono mengambil jalan tengah untuk membicarakan kembali terkait masalah panelis ini.

"Kalau begitu, nanti akan dibicarakan lagi. Selama netral, saya rasa tidak ada masalah. Nanti akan dijadwalkan kembali," kata Suhartono.

Penulis: