Sejumlah anggota paskibraka berbaris saat upacara pengukuhan anggota pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) tahun 2012 di Istana Negara, Jakarta, Selasa (14/8). Sebanyak 67 anggota Paskibraka yang berasal dari 33 provinsi akan bertugas mengibarkan sang saka Merah Putih pada peringatan Proklamasi Kemerdekaan RI pada 17 Agustus nanti
Biaya penunjang untuk anggota Paskibraka, merupakan bentuk perhatian dari Gubernur kepada pelajar yang berprestasi
 
Sebanyak dua siswa dari 30 pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA), yang terpilih menjadi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) DKI Jakarta, dikirim menjadi perwakilan DKI Jakarta, untuk mengibarkan bendera Merah Putih di Istana Negara pada Upacara Kenegaraan Hari Kemerdekaan Negara Indonesia, Jumat, 17 Agustus 2012.
 
Dua siswa itu adalah Daniel Hidayat dari SMA 10 dan Emilka Nuradanta dari SMA 81.

Mereka akan mengikuti seleksi lagi di tingkat nasional untuk menentukan posisi pada saat pengibaran  bendera.
 
Sedangkan sisanya, 28 anggota Paskibraka DKI akan mengikuti upacara  bendera 17 Agustus, di lingkungan Pemprov DKI Jakarta yang akan digelar di Lapangan IRTI Monas.

Berdasarkan Instruksi Gubernur nomor 81 tahun 2012, mewajibkan seluruh pegawai Pemprov DKI Jakarta agar mengikuti  upacara bendera.
 
Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengukuhkan 30 siswa terpilih sebagai Paskibraka DKI Jakarta di Balaikota DKI, Jakarta, Rabu (15/8).

Dia mengatakan mulai tahun 2012, Pemprov DKI akan memberikan biaya penunjan  bagi anggota Paskibraka DKI.

Biaya tersebut dikeluarkan Yayasan Beasiswa DKI Jakarta, untuk memberikan penghargaan kepada siswa siswi yang berprestasi.
 
"Tapi ini bukan beasiswa karena mereka yang sekolah di SMA negeri sudah tidak bayar. Biaya penunjang ini merupakan tanda apresiasi kami terhadap anggota Paskibraka yang telah berprestasi," kata Fauzi usai mengukuhkan anggota Paskibraka DKI Jakarta, di Balaikota DKI Jakarta, Rabu (15/8).
 
Karena itu, Fauzi mengharapkan anggota Paskibraka bisa menjadi teladan, dan memotivasi pemuda lainnya untuk menghadapi generasi tahun emas pada 2045 mendatang.

Khususnya, pada saat bulan ramadhan mereka mampu menjalankan ibadah puasa, dengan baik seiring dengan latihan-latihan yang cukup berat
 
"Saya percaya saudara bisa melaksanakan tugas dengan baik dan tanggung jawab. Saya tahu, 17 Agustus bertepatan dengan bulan puasa, meski sebagian berpuasa, jalankan amanah dengan semangat dan ketulusan,"  ujarnya.
 
Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda DKI Jakarta, Ratiyono menjelaskan pemberian biaya penunjang untuk anggota Paskibraka, merupakan bentuk perhatian dari Gubernur kepada pelajar yang berprestasi.

Biaya penunjang bisa digunakan untuk memperdalam kursus atau les, supaya lebih unggul.
 
"Biaya penunjang ini merupakan hal positif dan bisa memotivasi siswa agar memberikan pengabdiannya yang lebih baik lagi," kata Ratiyono.

Penulis: