Ilustrasi
Suasana kawasan Monas pada malam takbiran ini tidak berbeda jauh dengan pasar malam yang dipadati ribuan warga Jakarta.

Kondisi langit yang cerah malam takbiran ini membuat warga Ibu Kota DKI Jakarta berdatangan memadati kawasan Monumen Nasional (Monas) malam ini.

Pantauan di lokasi, suasana kawasan Monas pada malam takbiran, tidak berbeda jauh dengan pasar malam karena banyak pedagang kaki lima yang memanfaatkan momentum satu tahun sekali itu.

Warga sembari menikmati malam takbiran, mereka juga berbelanja pernak-pernik untuk Lebaran dari kopiah dan baju koko.

Selain itu, atraksi debus juga mewarnai kawasan monumen yang berada di depan Istana Presiden. Serta ada pertunjukkan ondel-ondel. Sesekali tampak kembang api dinyalakan oleh warga di tempat hiburan murah meriah itu.

"Saya datang bersama dua anak dan istri, lumayan ngisi malam takbiran apalagi sekarang malam minggu," kata Yoyo, warga Matraman, Jakarta Timur yang mengaku untuk Lebaran kali ini tidak mudik ke kampung halamannya di Yogyakarta.

Hal serupa dilakukan Ade, warga Paseban, yang datang bersama istri dan anaknya. "Asyik juga malam takbiran di Monas. Anak-anak bisa bermain petasan," ungkap dia.

Malam takbiran di Monas juga, bagi tukang pijat refleksi merupakan rezeki tambahan sebelum Minggu (19/8) mudik ke kampung halamannya. "Lumayan buat uang jajan anak di kampung nanti," kata Jaja, tukang pijat asal Banten ini.

Sementara itu, suasana arus kendaraan di kawasan Monas terhitung padat khususnya untuk ruas jalan yang hendak masuk ke kawasan Monas. Polda Metro Jaya sendiri sudah melarang adanya konvoi di kawasan tersebut.

Penulis: