Ilustrasi kertas suara
Kita pastikan hak pilih mereka tidak akan hilang, kita akan kirimkan surat undangan lagi ke seluruh lokasi-lokasi kebakaran.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta memastikan seluruh warga Jakarta yang menjadi korban kebakaran yang marak terjadi belakangan ini tidak akan kehilangan hak suaranya dalam Pemilihan Gubernur DKI pada putaran kedua yang akan digelar pada 20 September mendatang.

Maraknya kebakaran yang melalap habis pemukiman warga pada sebelum dan sesudah Bulan Ramadhan menyebabkan banyak warga yang tidak sempat menyelamatkan barang berharganya seperti KTP dan Kartu Pemilihnya.

Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Pendataan Pemilih KPU DKI, Aminullah, mengatakan KPU DKI melalui Panitia Pengawas Pemilu (PPS)nya akan mengirimkan undangan memilih untuk warga Jakarta yang memiliki hak pilih di seluruh lokasi kebakaran.

“Kita pastikan hak pilih mereka tidak akan hilang, kita akan kirimkan surat undangan lagi ke seluruh lokasi-lokasi kebakaran,” ujar Aminullah kepada Beritasatu.com, Kamis (23/8).

Sementara itu, untuk korban kebakaran yang mengungsi ditempat lain, seperti misalnya warga Kapuk Muara yang mengungsi ke daerah Tambora, maka KPU DKI meminta warga tersebut untuk datang ke Kelurahan setempat dan mengisi formulir A8.

“Selama masih ada di wilayah Jakarta, maka warga yang mengungsi tersebut bisa langsung datang ke kelurahan tempatnya mengungsi dan mengisi formulir A8. Kita tidak akan mempersulit warga yang menjadi korban kebakaran untuk tetap memilih pada putaran kedua nanti,” kata Aminullah.

Penulis: