Kondisi mobil Toyota Yaris pasca ditabrak PO Setia Negara di tol Jakarta-Cikampek
Terlibat tabrakan dengan Toyota Yaris di Tol Jakarta-Cikampek.

Kecelakaan lalu lintas terjadi antara perusahaan otobus 'Setia Negara'  dengan Toyota Yaris di jalan tol Jakarta-Cikampek km 28.

Meski tidak ada korban jiwa, kondisi Toyota Yaris bernopol B 1684 TOI ringsek setelah ditabrak dari belakang oleh bus antar kota antar provinsi (AKAP) bertrayek  Cirebon - Jakarta itu.

Kecelakaan yang terjadi sekitar 500 meter arah Jakarta dari pintu tol Cikarang Utama tersebut masih dalam penanganan pos polisi, Pondok Gede, Jakarta Timur. Sayangnya, pihak bus hingga kini belum memberikan itikad baik atas kecelakaan tersebut.

Diyan Indriyani, sang pengemudi Yaris menyatakan, tak lama selepas pintu utama tol Cikarang, Toyota Yaris yang melaju lurus dengan kecepatan sekitar 40 kilometer per jam (km) tiba-tiba diseruduk dari belakang oleh bus Setia Negara. Seketika mobil oleng berputar hingga tiga kali sebelum akhirnya terhanti di marka jalan pembatas.

"Sebelum terpental di pembatas jalan, sisi mobil sebelah kanan saya sempat menempel beberapa meter oleh bagian muka bus," kata Diyan, sesaat setelah kejadian, di Jakarta, hari ini. Diyan juga mengaku syok atas peristiwa tersebut.

"Tiba-tiba bus menabrak bagian belakang mobil saya, lalu mobil berputar-putar," kata dia.

Whisnu Bagus, salah seorang saksi yang juga penumpang Toyota Yaris mengungkapkan, pengemudi PO Setia Negara tidak memiliki surat izin mengemudi (SIM). Hal ini terbukti ketika dirinya meminta SIM pengemudi bus sebagai barang bukti oleh pengemudi Yaris.

"SIM saya baru ditilang," kata Whisnu menirukan pengemudi bus tersebut.

Petugas Patroli Jalan Raya Pos Polisi Pondok Gede, Brigadir (Pol) Pujianto menyatakan, pihak kepolisian sudah menghubungi PO Setia Negara. Pihaknya segera menahan barang bukti bus tersebut setelah bertemu pihak bus.

"Kami akan menahan bus itu, lalu akan kami mediasi permintaan dari pihak korban.

Hingga kini pihak PO Setia Negara tidak memberikan itikad baik atas kecelakaan yang membuat ringsek kendaraan Yaris tersebut. Saat mediasi, Sutardi pihak otobus Setia Negara Pulo Gadung tidak bisa berbuat banyak atas kecelakaan tersebut.

Ganti rugi yang ditaksir mencapai Rp25 juta hanya disanggupi Rp500 ribu.


Penulis: /FMB