Hercules
Kedelapan orang anggota kelompok Hercules itu hanya berstatus sebagai pelapor dan saksi.

Polda Metro Jaya melepas semua anggota kelompok Hercules yang ikut diamankan dalam bentrokan antar-preman berlatar belakang sengketa lahan, di Komplek Seribu Ruko, Taman Palem,  Jalan Kamal Raya Outer Ring Road, Cengkareng Barat, Jakarta Barat, beberapa hari lalu. Kedelapan orang itu hanya berstatus sebagai pelapor.

"Mereka pelapor dan tidak ditahan. Tidak dikenakan Undang Undang Darurat, karena yang membawa senjata tajam dua orang yang tertembak (Semi Binggo meninggal dunia dan Lajuma Maswatu luka berat)," kata Kepala Bidang Hubungan  Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi, Rikwanto, saat  dihubungi wartawan, Minggu (2/9).

Senada dengan Rikwanto, Kasubdit Resmob Direktorat Reserse Kriminal  Umum, AKBP Herry Heryawan, menuturkan, delapan orang itu kini berstatus  saksi. "Tidak ditahan. 1x24 jam sudah dibebaskan. Statusnya saksi. Mereka tak  bawa senjata, yang bawa senjata dua orang yang tertembak," tandasnya.

Sebelumnya, Kelompok John Kei menyerang Kelompok Hercules, di Komplek Seribu Ruko, Taman Palem, Jalan Kamal Raya Outer Ring Road, Cengkareng Barat, Jakarta Barat, Rabu (29/8). Pascabentrokan, polisi mengamankan 105 orang dan menetapkan 99 tersangka, kesemuanya dari kubu kelompok Kei.

Dari analisa, gelar perkara dan pemeriksaan tersangka, penyidik mengantongi satu nama pelaku yang memprovokasi penyerangan atas  nama Rais Kei. Selain Rais Kei, semua tersangka saat ini sudah ditahan di ruang tahanan Direskrimum dan Direktorat Narkoba.

Penulis: