Illustrasi kekerasan remaja
Satu korban tewas atas nama Alawi, 15, pelajar SMU 6 kelas satu.

Tawuran pelajar antara SMU 6 Jakarta dengan SMU 70 Bulungan, kembali pecah di Bundaran Bulungan, Jakarta Selatan. Satu meninggal dunia dan dua pelajar lainnya luka berat.
 
"Ya ada tawuran pelajar antara SMU 6 dan SMU 70. Saat ini sedang dalam  penyelidikan," ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Selatan, AKBP Hermawan, hari ini.
 
Dikatakan Hermawan, satu orang meninggal dunia. Sementara, dua pelajar lainnya mengalami luka berat. "Satu korban meninggal dunia, atas nama Alawi, 15, pelajar SMU 6 kelas satu. Kemudian, ada dua orang luka-luka. Yang luka belum diketahui identitasnya," tambahnya.
 
Hermawan menuturkan, korban meninggal sudah dibawa ke Rumah Sakit Fatmawati untuk autopsi. "Korban meninggal saat ini sudah dibawa ke RS Fatmawati. Kalau luka-luka dirawat di RS Muhammadiyah Kebayoran Baru," tandasnya.
 
Sementara itu, Soni, saksi mata, menuturkan peristiwa tawuran pecah secara tiba-tiba. "Kejadiannya sekitar jam 12.00, pas suara adzan. Berlangsung begitu  saja, saya juga tidak tahu tiba-tiba sudah tawuran," kata juru parkir di wilayah Bulungan itu.
 
Soni menuturkan, para pelajar membawa kayu, bambu dan batu. "Kalau bawa  senjata tajam saya tidak lihat. Yang saya lihat, mereka menggunakan bambu, kayu, batu, dan botol," pungkasnya.
 
Berdasarkan pantauan Beritasatu.com, pascatawuran pecahan batu dan kayu  masih berserakan di tengah jalan Bundaran Bulungan. Aparat kepolisian  pun masih melakukan olah TKP.

Penulis: