Barang bukti narkotika jenis sabu yang akan dimusnahkan di Badan Narkotika Nasional.FOTO: Safir Makki/ JAKARTA GLOBE
Omzet yang disita dari 28 tersangka bandar narkoba mencapai Rp 2 miliar.

Sebanyak 28 warga yang diduga bandar dan pemakai narkoba ditangkap petugas Polres Jakarta Barat. Dari para tersangka, polisi berhasil menyita hampir satu kilogram sabu, ribuan pil ekstasi, dan uang tunai Rp 12 juta. 

“Dari 28 tersangka yang ditahan itu adalah 14 pengedar dan 14 pengguna. Untuk barang bukti yang disita dari para pelaku, meliputi 954,3 gram sabu, 1.806 pil ekstasi, 43 bong, 36 cangklong, 48 korek api, 12 unit sepeda motor, dan uang tunai Rp 12 juta. Total omzet tersebut Rp 2 miliar,” kata Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Suntana, Jumat (16/11). 

Menurut Suntana, berbagai obat-obatan terlarang tersebut diperjualbelikan di sekitar wilayah Jakarta dan Banten. Puluhan tersangka itu dibekuk lewat operasi anti narkoba yang digelar pada Oktober-November 2012.  

Awalnya berhasil ditangkap delapan pelaku pada tanggal 18 Oktober 2012 lalu. Dari penangkapan itu kemudian dikembangkan penyelidikan hingga menangkap 20 pelaku pada Selasa (13/11). 

Dijelaskan Suntana, penanganan kasus narkoba di wilayah Jakarta Barat pada semester pertama 2012 atau sampai Juni, kategori menonjol dengan rekapitulasi jumlah tahanan mencapai 762 tersangka dengan 626 kasus narkoba. Sebanyak 703 tersangka adalah pria, sedangkan 59 sisanya adalah wanita. Sebagian dari kasus itu kini sudah sampai pada persidangan.

Penulis: