Ilustrasi: Kereta api biogas di Swedia (Photo: Melker Dahlstrand/imagebank.sweden.se)
Swedia sangat tertarik terhadap tiga pembangunan di sektor transportasi perkotaan yang saat ini sedang dikembangkan oleh Pemprov DKI Jakarta.

Pembenahan transportasi perkotaan yang sedang dilakukan Pemprov DKI Jakarta menarik perhatian pemerintah Swedia, yang membawa beberapa perusahaan yang bergerak di bidang transportasi perkotaan untuk menyajikan konsep Symbiocity Transportasi Perkotaan.

Duta Besar Swedia untuk Indonesia, Ewa Polano, mengatakan pemerintahnya sangat tertarik terhadap tiga pembangunan di sektor transportasi perkotaan yang saat ini sedang dikembangkan oleh Pemprov DKI Jakarta. Ketiganya adalah dua moda transportasi darat yakni transportasi massal berbasis bus rapid transit (BRT) atau busway dan transportasi massal berbasis rel yaitu Kereta Api, serta rencana pembangunan jalan tol.

“Dari ketiga hal tersebut, Swedia menawarkan suatu konsep dalam menanggulangi tantangan pembangunan infrastruktur Indonesia, terutama di sektor transportasi perkotaan. Karena itu, kami telah membawa sekelompok perusahaan Swedia untuk menyajikan konsep transportasi perkotaan melalui program Symbiocity,” kata Polano, dalam acara Indonesia-Sweden Dialogue on Urban Transport di Jakarta, hari ini.

Perusahaan Swedia yang hadir yakni Scania, TD Rail & Industry, Bombardier, Volvo dan Kapsch. Mereka mengunjungi Indonesia sejak kemarin.

Kelima perusahaan ini merupakan perusahaan dan mitra investasi yang mewakili perusahan terbaik di Swedia yang sudah teruji dalam hal produk transportasi perkotaan dan menyediakan solusinya.

“Kelima perusahaan ini telah siap menyediakan moda transportasi yang lebih hemat dan ramah lingkungan. Mereka sangat ingin berinvetasi di Jakarta, maupun kota-kota lain di Indonesia. Perusahaan dan ahli transportasi Swedia akan sangat senang berbagi pengalaman dan juga belajar dari Indonesia melalui dialog dan pertukaran pengetahuan hari ini,” katanya.

Perusahaan Bombardier dan TD Rail & Industry merupakan perusahaan yang bergerak di sektor perkeretaapian. Saat ini, Bombardier telah bekerja sama dengan PT INKA selama 10 tahun untuk memproduksi lokomotif. Dengan target, PT INKA kedepannya, tidak hanya memproduksi lokomotif untuk dalam negeri, tetapi bisa mengekspor lokomotif tersebut ke negara-negara lain.

Sedangkan, perusahaan Kapsch menawarkan solusi jalan tol yang benar-benar bebas hambatan. Kapsch menawarkan sistem pembayaran di dalam mobil, artinya sebuah piranti diletakkan di dalam kendaraan yang langsung mendebit tarif.

“Dengan sistem ini, kendaraan tidak perlu berhenti untuk membayar karcis tol seperti selama ini yang diterapkan di Indonesia. Melainkan bisa jalan terus tanpa ada hambatan. Sehingga, sistem ini bisa membuat laju kendaraan di jalan tol lebih cepat dan tidak menimbulkan kemacetan,” tuturnya.

Lalu perusahaan TD Rail & Industri telah berhasil membuat kereta api yang ramah lingkungan, yaitu kereta dengan menggunakan bahan bakar biogas dan telah lama beroperasi di Swedia. Nama kereta biogas tersebut Amanda, dan tidak mengeluarkan gas buang berbahaya.

Polano berharap dengan membangun transportasi perkotaan yang ramah lingkungan, maka komitmen Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yaitu menurunkan emisi karbon di Indonesia mencapai 21 persen pada tahun 2020 dapat tercapai. Pasalnya, penyumbang paling banyak emisi karbon di sebuah kota besar berasal dari transportasi yaitu sekitar 23 hingga 24 persen.

Polano yakin Indonesia dapat mencapai target tersebut. Sebab, Swedia juga telah berhasil mengurangi emisi karbon dalam bidang transportasi.

Sementara itu, Ketua Delegasi Pemerintahan Swedia Bidang Kerja Sama Teknologi Lingkungan, Mats Denninger, mengatakan Swedia memiliki hubungan bilateral yang sudah berjalan lama dan baik dengan Indonesia. Seperti yang telah disorot Perdana Menteri Swedia saat berkunjung ke Jakarta, transportasi perkotaan merupakan area yang penting.

“Swedia melihat ada potensi yang besar untuk memperdalam kerja sama antar kedua negara dalam transportasi perkotaan ini. Apalagi, Indonesia merupakan sebuah pemerintahan yang perekonomiannya tumbuh dan berkembang cepat, sehingga membutuhkan pengembangan transportasi perkotaan,” kata Denninger.

Menurutnya, Jakarta merupakan sebuah kota yang kompetitif dan menarik. Supaya dapat berfungsi dengan baik, maka harus dibangun sistem transportasi perkotaan yang baik untuk penduduknya dan perkembangan bisnis.

“Kami yakin, kami dapat membantu kota-kota di Indonesia, khususnya Jakarta, menjadi lebih menarik melalui kolaborasi dan perdagangan di sektor transportasi perkotaan,” kata Denninger.

Penulis: