Sampah di Sungai Pademangan.
Konsep yang diajukan acuannya akan dibuat seperti menyedot sumsum tulang untuk membersihkan dan mengeruk sungai
 
Tim peneliti dari Bio Energy Legacy Pty Ltd mengajukan teknologi seperti vacuum cleaner atau penyedot kotoran untuk mengeruk sungai dalam mengatasi banjir yang tak kunjung usai di Jakarta.

Hal itu dipaparkan di hadapan Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama di Balai Kota, Kamis (3/1).
 
Menurut Adilwan, juru bicara Bio Energy Legacy, konsep yang diajukan acuannya akan dibuat seperti menyedot sumsum tulang untuk membersihkan dan mengeruk sungai. Ia mengatakan teknologi yang akan digunakan pun bersifat konvensional.
 
"Kita lebih murah, cepat, dan modern. Kalinya bisa bersih dan digunakan sebagai alat transportasi, alat deredging. Bisa menyedot semua, termasuk lumpur yang sudah tidak bisa diangkat lagi dan mengendap lebih lama,"  terang Adilwan.
 
Dikatakannya pula jika teknologi tersebut belum pernah ada yang mengajukan. Sebelumnya, teknologi ini pun pernah diterapkan di Bengawan Solo dan Kali Brantas dan hasilnya pun bagus.
 
"Tidak banjir lagi, bisa menyedot lumpur, dan sampahnya hilang karena dihancurkan," tambahnya.
 
Tanggapan dari Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama pun diakuinya sangat positif karena hal tersebut memang dibutuhkan. Menurutnya, diperlukan kinerja yang baik dengan Pemprov DKI Jakarta pula dan bukan hanya mitra kerja dari perusahaan swasta saja
 
Kendati biaya untuk menggunakan teknologi tersebut masih belum dibeberkan, akan tetapi proyek ini akan segera diterapkan di tahun 2013. Terlebih pihak Pemprov DKI Jakarta pun sudah terbuka dan menanggapi positif rencana tersebut.

Penulis: /FEB