Warga berjalan melintasi banjir dengan berpegangan tali saat banjir merendam kawasan Kampung Melayu, Jakarta Timur. FOTO: EPA/MAST IRHAM
Tersebar di 16 titik Posko yang disediakan.

Sampai dengan pukul 09.30 WIB, Kamis pagi (17/1), pintu air Manggarai sudah mencapai ketinggian 1.020 cm atau sudah jauh melampaui batas Siaga I Banjir yang hanya 950 cm.

Dengan ketinggian ini, banjir yang melanda pemukiman di Kampung Pulo, Kelurahan Kampung Melayu, Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, serta Jalan Jatinegara Barat seperti pada hari sebelumnya.

"Ketinggian banjir kembali naik, dan Jalan Jatinegara Barat juga kembali kena banjir setinggi betis orang dewasa. Jadi seperti hari kemarin," kata Lurah Kampung Melayu, Bambang Pangestu, Kamis (17/1) pagi.

Bambang mengatakan dengan ketinggian muka air di Pintu Air Manggarai yang melampaui Siaga I, yakni 950 cm, banjir yang melanda wilayahnya kemungkinan akan tetap bertahan dalam waktu yang cukup lama.

Diperkirakan jumlah pengungsi pun akan terus bertambah. Saat ini untuk warga Kampung Melayu sudah ada sekitar 3.000 orang yang mengungsi. Mereka tersebar di 16 titik Posko yang disediakan.

Sejauh ini, menurut Bambang, pihaknya belum mencatat ada pengungsi atau warga yang meninggal dunia akibat banjir. Namun, terdapat empat balita yang harus dirawat intensif di UGD Puskesmas Kecamatan Jatinegara.

Selain itu, enam warga berusia lanjut yang harus dirujuk dan dirawat intensi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Budi Asih.

"Mereka rata-rata berusia lebih dari 65 tahun, dan memiliki penyakit seperti umumnya manula, tapi syukur hingga saat ini belum ada yang meninggal dunia," kata dia.

Penulis: /WBP