Sisa-sisa kotoran paska banjir masih terlihat di halaman gedung UOB Plaza . FOTO: JG Photo/ Yudhi Sukma Wijaya

Jumlah Korban yang Masih Terjebak di Gedung UOB Belum Jelas

Sisa-sisa kotoran paska banjir masih terlihat di halaman gedung UOB Plaza . FOTO: JG Photo/ Yudhi Sukma Wijaya (JG Photo/ Yudhi Sukma Wijaya)

Proses evakuasi terus dilakukan.

Polisi, Badan SAR Nasional, Pemadam Kebakaran, dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana menduga masih ada sejumlah korban yang terjebak di area parkir bawah tanah Gedung UOB Plaza, Jalan MH.Thamrin, Jakarta Pusat. Proses evakuasi hingga Sabtu (19/1) masih terus berjalan.

"Kami menduga masih ada korban terjebak di lokasi. Saat ini proses evakuasi masih dilakukan," ujar Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Rikwanto, kepada Beritasatu.com.

Dikatakan Rikwanto, petugas di lapangan masih terus menyusuri lokasi di basement gedung itu.

"Prosesnya masih diselami untuk pencarian korban. Diduga ada karyawan-karyawan gedung atau sopir-sopir yang tengah beristirahat saat air datang [memenuhi basement gedung]," katanya.

Terdapat empat lantai ke bawah di basement parkiran Gedung UOB. Basement B1 tingginya 5 meter, B2, hingga B4 masing-masih empat meter, sehingga total tinggi basement 17 meter dengan luas 5.000 meter persegi.

Selain pencarian korban, kata Rikwanto, pihak pemadam kebakaran juga masih menyedot atau menguras air dari dalam basement.

"Pihak Pemadam Kebakaran masih melakukan penyedotan air. Semoga cepat surut dan proses evakuasi dapat diselesaikan," tambahnya.

Sebelumnya diketahui, dua korban yang terjebak di basement Gedung UOB Plaza berhasil ditemukan selamat kendati dalam keadaan lemas.

Pertama, Tri Santoso ditemukan Jumat (18/1), sekitar pukul 08.30. Ia berhasil menyelamatkan diri setelah berenang menggunakan ban dalam yang ditemukannya di lokasi. Korban kedua yang selamat bernama Tito. Setelah terendam sekitar satu setengah hari, pekerja teknis di Gedung UOB itu, ditemukan selamat Jumat (18/1) malam pukul 23.15.

Sementara, satu korban ditemukan tak bernyawa tadi pagi sekitar pukul 06.00. Korban bernama Abdul Haris (20), ditemukan tewas di basement 1 gedung UOB.

/WEB